Pekan Pencanangan Penghijauan Kecamatan Cibal Barat

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Pekan Pencanangan Penghijauan Kecamatan Cibal Barat

Marjin News
18 December 2017

(Foto: Dok. Pribadi)
Yogyakarta, marjinnews.com. Pemerintah kecamatan Cibal Barat Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur, menyelenggarakan penghijauan dibeberapa titik yang bepotensi menjadi sumber mata air bagi warga setempat.

Kegiatan bertema Pekan Pencanangan Penghijauan Kecamatan Cibal Barat tersebut, diselenggarakan oleh pemerintah kecamatan Cibal Barat untuk menjaga kestabilan  mata air dibeberapa sumber mata air di kecamatan Cibal Barat.

Pada kamis (15/12), Pemerintah Kecamatan terkait bersama seluruh anggota BPD dan perangkat desa se-kecamatan Cibal Barat, memulai penghijauan di hutan Code wilayah desa Lenda kec. Cibal Barat yang merupakan salah satu hutan lindung yang berpotensi menjadi sumber mata air bagi sebagian besar wilayah di kecamatan Cibal Barat.

Adapun jumlah pohon yang ditanam berkisar mencapai seribu (1000) pohon diantaranya pohon Ara, pohon Beringin dan pohon  Mahoni.

Quin Rani, salah satu perangkat desa Lenda melalui pesan singkat kepada marjinnews.com pada (16/12) menyampaikan, pembukaan penghijauan tersebut dimulai dari desa Lenda  karena mata air Wae Nareng di desa Lenda hingga kini dialirkan sampai ke wilayah perkantoran kecamatan "penghijauan ini dimulai dari desa Lenda, karena Wae Nareng yang merupakan mata air di desa Lenda sudah dialirkan ke kantor kecamatan, tahun depan rencananya akan dialirkan hingga ke desa Latung dan dikelola oleh PAM" ujar Quin.

Lebih lanjut Quin menjelaskan penghijauan ini adalah upaya pelestarian lingkungan di sekitar mata air Wae Nareng yang airnya dimanfaatkan oleh hampir lima desa. "Penghijauan sebagai upaya melestarikan dan menjaga lingkungan disekitar mata air wae nareng yang menjadi salah satu sumber mata air yang airnya dimanfaatkan oleh hampir lima desa di kecamatan Cibal Barat" lanjutnya.

Quin mengharapkan kegitan ini akan berlanjut bukan hanya menanam, tetapi juga merawat. "harapannya, kegiatan ini akan berkelanjutkan, bukan hanya menanam tapi juga merawat apa yang sudah ditanam" ujarnya.

"Menanam pohon seperti menabung tandon air untuk anak cucu" tutup ayah satu anak ini.

(VP/MN)