Nafsu dan Ciuman yang Salah Tempat

Seandainya enu itu milikku, akan ku jaga, takkan ku biarkan tangannya yang halus itu tergores. Akan aku perlakukan dia seperti putri, jangan sampai kulitnya kasar dan kecantikannya hilang (Gambar: Istimewa)
Suatu hari seorang sopir bemo mengendarai kendaraannya menuju jalan  Haju Geluk. Musik lawas mengiringi bunyi mesin mobil yang dia kendarai. Saat itu juga seorang perempuan tiba-tiba menahan laju mobilnya. 

“Mas, mas tunggu sebentar” ucap perempuan itu. 
“Iya mbak, mau naik?” Tanya sopir itu. 
“Nana, antarkan saya ke Vila yang ada di bukit” 
Demikian sekilas  percakapan mereka. 

Dalam perjalanan mereka melewati hutan yang sepi dan tidak ada lampu jalan yang menerangi erjalan mereka. Sopir  itu melihat kearah perempuan berparas cantik itu dengan penuh nafsu. Wajahnya begitu menawan, lekukan bibirnya memberi senyuman manis pada setiap goresan di wajahnya.  Hati sopir itu dek- dekan, tidak tahu bagaimana caranya untuk mendekai perempuan itu. Dengan gaya anak masa kini, perempuan itu mengutak-atik handphone canggihnya tanpa menyadari sang sopir memperhatikannya. Sopir itu membuka percakapan dengan penumpangnya. 

“Enu asalnya  dari Mana? Sendirian ke vila, setahu saya di situ sangat sepi” 
“Saya  dari Nangka nana.  Meskipun  di Vila sepi tetapi sangat tenang. Saya ke sana mau menenangkan diri setelah masa-masa sekolah yang cukup melelahkan”. 

Suara perempuan itu begitu halus dengan nada yang pelan dan merambat ke telinga sopir yang sempat membuatnya terlarut terbawa suara yang indah perempuan itu. Cahaya redup bulan, desiran angin, musik lawas, seakan malam juga tahu perempuan itu sangat cantik.

Sambil menyetir mobilnya, sang sopir mengkhayal menjadi pasangan dari perempuan itu. Seandainya enu itu milikku, akan ku jaga, takkan ku biarkan tangannya yang halus itu tergores. Akan aku perlakukan dia seperti putri, jangan sampai kulitnya kasar dan kecantikannya hilang.

Laki-laki genit memang begitu, selalu saja mendambakan perempuan yang seperti putri .

Di spion mobil depan, sopir memperhatikan perempuan itu. Cara berpakaian yang seksi dan dandanan masa kini. Bibirnya dilumuri minyak merah dan sangat indah, apalagi bibir tipisnya  yang kian merona saat tersenyum. Lekukan tubuhnya yang halus tak memberi ruang pada garis-garis penuan di lingkaran tubuhnya. Gaya berpakaian dengan rok mini menjadikan suasana makin panas.

Karena tak tahan melihat ini, sopir mulai berpikir nekat paling tidak bibirnya bisa kudapat. Berbagai cara telah dipikir untuk kejahatan akan nafsu yang menggebu, namun sopir ini sebenarnya masih takut dan belum pernah melakukan hal seperti ini. Dorongan akan pemuasan keinginananya semakin merajai dirinya, terus ditekan rasa akan kebutuhan yang harus terpenuhi. Lalu dia berpikir keras, bagaimana caranya untuk mencium perempuan muda ini? Terlintas dipikirannya tindakan kriminal untuk mendapatkan kenikmatan darinya. 

Sadar akan tindakan aneh dari pak sopir dari tadi yang melirik dirinya, perempuan itu pun berusaha untuk memberhentikan kendaraan itu. Sadar akan rencananya yang ketahuan oleh perempuan itu, sopir mengambil pisau kater yang terdapat di bagian bawah kursinya yang didudukinya. Ditodongnya pisau itu dimuka perempuan cantik itu dan mengancamnya. Jangan berteriak atau  aku akan membunuhmu dengan pisau ini dan  membuangmu di tengah hutan ini. Aku hanya ingin menciummu, tidak akan lebih dari itu. Perempuan itu memberontak. Dia tak mau dicium oleh lelaki yang sudah berumur. 

Laki-laki tua Bangka itu terus memaksa untuk menciumnya. Dia terus menodongkan pisaunya hingga mengenai lehernya, untung saja tidak tergores. Dengan kepesrahan yang ada perempuan itu pun menuruti kemaun dari pak sopir untuk mencium dirinya.

Beberapa saat setelah pak sopir mencium, dia menangis, suaranya menggelegar memecahkan kesunyian hutan yang lengang. Lelaki itu berusaha menenangkan perempuan itu. Tenang sayang, aku minta maaf, aku terbawa  nafsuku. Tangisannya terus bertambah keras bahkan lebih keras dari sebelumnya. 

Aku menangis bukan karena telah dinodai olehmu, tetapi aku kasihan kepadamu karena telah menciumku. Sopir itu kebingungan dengan jawaban perempuan cantik itu. 

“Apa sebenarnya yang kau sembunyikan dariku?” Tanya sopir itu. 
“Aku sebenarnya bukan sepertinya yang kau dambakan, memang aku sangat cantik, seksi dan lembut, namun aku sebenarnya..”
“Apa? cepat jawab!” kata sopir itu dengan nada tinggi.

Sebenarnya aku bukan seorang perempuan, memang dandananku seperti perempuan karena terbiasa sejak aku kecil dan selalu merawat kulitku. Sopir itu hanya bisa diam dan bingung setelah medengarkan perkataan dari orang yang dianggapnya perempuan.
Sambil ia memegang perutnya yang sepertinya mules.

Oleh: Fransiskus D. Darma

COMMENTS

PUISI$type=carousel$sn=0$cols=3$va=0$count=5

POJOK REDAKSI$type=grid$count=3$m=0$sn=0$rm=0

Name

Artikel,140,Bali,116,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,157,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,180,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,568,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,36,Ekonomi,6,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,3,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,26,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,15,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,274,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,156,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,61,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,5,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,112,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,59,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,286,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,233,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,411,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,18,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,peradilan,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1105,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,36,Polisi,25,politik,90,Politikus,7,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,86,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,20,Sospol,40,Start Up,1,Suara Muda,61,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,45,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,18,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,10,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,5,Wisuda,1,WNA,1,Yulius Benyamin Seran,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Nafsu dan Ciuman yang Salah Tempat
Nafsu dan Ciuman yang Salah Tempat
https://1.bp.blogspot.com/-Fn2lBMcwPmE/WjXZwHgHDjI/AAAAAAAAAVs/WkeC8wu5FdMr-9EgZea8tyjSOWZxJTSUwCLcBGAs/s320/Darma.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Fn2lBMcwPmE/WjXZwHgHDjI/AAAAAAAAAVs/WkeC8wu5FdMr-9EgZea8tyjSOWZxJTSUwCLcBGAs/s72-c/Darma.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2017/12/nafsu-dan-ciuman-yang-salah-tempat.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2017/12/nafsu-dan-ciuman-yang-salah-tempat.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close