Marrieta, Puisi-puisi Nancy Mangkut
Cari Berita

Marrieta, Puisi-puisi Nancy Mangkut

MARJIN NEWS
13 December 2017

Sangkamu aku ini penyamun? Mencuri seluruh ruang di hatimu Hingga tiada tersisa Untukmu sekali pun (Foto: Dok. Pribadi)
SANGKAMU AKU PENYAMUN
Sangkamu aku ini penyamun?
Mencuri seluruh ruang di hatimu
Hingga tiada tersisa
Untukmu sekali pun

Sangkamu aku ini penyamun?
Datang menyamuni rindumu
Yang katamu
“Memang bukan milik siapa-siapa kini?”

Sangkamu aku ini penyamun?
Membasmi seluruh seluruh sedihmu
Lalu matamu tak berisi luka lagi?

Ketahuilah
Sesungguhnya bila benar demikian
Aku pun sedang menari bahagia di sini

Ruteng, 2017



Marrieta
Marrieta, kekasih tuan
Tahukah kau
Tembok hatiku pecah
Menahan amarahku terpendam dalam

Marrieta, kekasih tuan
Jangan sibak apapun sayang
Meski di awal kita datang
Kita  memang telanjang

Marietta , kekasih tuan
Meludah saja di muka tuan
Murka mu perlu ia tahu
Sebab ranjang itu bukan milikmu

Marietta , kekasihku kini
Mari kita pergi sayang
Bukan di sini
Tempat kita berbagi

Ruteng, November Rain 


AKU TELAH SAMPAI (UTAMI)

Ayah juga ibuku
Dosa siapa yang harus kubayar?
Tak bermulut tak bertelinga
Segalanya bisu tak bersuara

Ayah dan ibuku
Aku telah sampai di sini
Aku telah sampai di firdaus
Tempat segala keluh tertumpah ruah

Masihkah ibu meratapi ranjang?
Masihkah ayah memaki garang?
Masihkah pagi juga malam menumbuhkan rindu?
Ataukah semua terkubur jua

Di sini telah kuceritakan
Di sini telah kutunjukkan
Luka yang tak biasa
Dalam jiwa yang nista juga penuh darah

Selamat tinggal ibu
Selamat tinggal ayah
Selamat tinggal ranjang
Jangan lupa namaku Utami
***

Oleh: Nancy Mangkut

Tinggal di Ruteng, Manggarai
Guru Swasta di SDK ST. THERESIA RUTENG V