KOPERASI, Diskusi Literasi di Penghujung Senja
Cari Berita

KOPERASI, Diskusi Literasi di Penghujung Senja

2 December 2017

Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi  KOPERASI (Komunitas Pecinta Literasi) tengah mengadakan diskusi tentang Media dan Jurnalistik, Jumat (1/12) kemarin.
SLEMAN, marjinnews.com - Dalam rangka persiapan penulisan Antalogi Puisi yang hendak diluncurkan bulan Mei mendatang, Komunitas Pecinta Literasi (KOPERASI) Yogyakarta mengadakan beberapa kegiatan penting. Salah satunya adalah acara bincang bersama seorang Jurnalis Muda alumni Pendidikan Sejarah, Universitas Sanata Dharma, Bagas. 

Diskusi bertema ‘Media dan Jurnalistik’ itu berlangsung kurang lebih dua jam di Kantin Realino, Kampus Dua Universitas Sanata Dharma, Jumat (1/12) kemarin.

Dalam sambutannya, Viki Purnama selaku ketua KOPERASI menegaskan pentingnya pemahaman tentang dasar-dasar literasi itu sendiri. Menurut Viki, setiap anggota KOPERASI harus bisa memahami literasi itu apa baru kemudian mengkampanyekan literasi.

“Sebagai organisasi  yang bergerak di dunia literasi, semua anggota harus memahami setidaknya dasar dari literasi itu sendiri. Maka pada sore hari ini kita menghadirkan Bung Bagas yang cukup memahami literasi itu seperti apa, untuk kemudian membantu kita tidak hanya mengenal tetapi juga memahami literasi itu sendiri” ujar Viki.

Diskusi yang dimoderatori oleh Yonas, salah satu anggota KOPERASI itu dibuka dengan penjelasan mengenai media apa saja yang dapat kita gunakan untuk meningkatkan budaya literasi. Dalam diskusi tersebut,  Bagas menyampaikan bahwa ketika kita menonton suatu berita, secara tidak langsung kita sudah menerapkan budaya literasi tersebut. Literasi tidak melulu didapatkan melalui media tulisan. Dalam menulis suatu berita gunakan bahasa yang komunikaatif, seta carilah tema yang aktual.

“Jika dilihat dari antusias peserta dalam menanggapi dan berdinamika bersama Bung Bagas, dapat saya katakan bahwa proses diskusinya berjalan dengan baik. Apa yang disampaikan Bung Bagas dalam diskusi menjadi motivasi tersendiri untuk tetap berproses dalam  dunia literasi,” kata Viki Purnama. 

Selain membagi trik mengenai menulis berita, Bung Bagas juga membagi trik agar tulisan kita bisa dimuat dalam surat kabar. Beliau berpesan, “Jika kita ingin mengirim suatu tulisan sertakan pula surat pembuka di halaman email, serta hindari yang namanya menulis nomor rekening.”

“Harapan saya, apa yang sudah direncanakan  dapat berjalan dengan baik. Semoga pada suatu waktu Koperasi dapat mencetak jiwa-jiwa yang mahir berliterasi,” sambung Viki Purnama.

Oleh: Priska Oda Ganus
Anggota KOPERASI Yogyakarta
Mahasiswa PBSI, Universitas Sanata Dharma