Kisah Cinta Di Dunia Maya

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Kisah Cinta Di Dunia Maya

24 December 2017

Termakasih gadis Desa sampai jumpa di lain waktu. Harapan ku, kalau kita jodoh pasti kita bertemu dan bersama untuk selamanya. (Foto: Dok.Pribadi)
Berselancar di dunia maya menjadi hobi setiap orang saat ini. Kerap kali menghabiskan waktu kita hanya untuk bermain fb. 

Nah pada kesempatan kali ini saya ingin menceritakn kepada kawan2 semua tentang diri saya sendiri yang berhasil mempertemukan dengan seorang gadis Desa sebut saja Bunga.

Aku mengenal dia tepatnya pada bulan April lalu sekitar pukul 17:00 wita.
Saya dan teman-teman seperjuangan duduk di depan kos sambil menikmati enaknya kopi Manggarai( kopi pait) dan di temani sebatang rokok.

Sementara asyik seruput kopi dan nikamatnya tarik rokok itu, tiba-tiba HP ku berbunyi.

Ternyata ada pemberitahuan baru di fb. Saya lalu mengeceknya, ternyata dia si gadis desa itu ingin menambahkan saya sebagai salah satu teman fb-nya.

Saya tidak pakai acara lama-lama langsung saja mengkofirmasinya mengingat foto profil yang dia gunakan sangat cantik sekali.

Dari situlah awal perkenalan kami di mulai. Waktu begitu cepat untuk berlalu perkenalan kami pun semakin laju. Ibarat dayun-dayun mendayung sepuluh Pulau pun dilalui.

Entah kenapa, suatu siang saya merasa ada dorongan dari dalam hati saya untuk ingin mengenalnya lebih dekat serta naluri seakan berontak agar segera cepat memilikinya.

Maka perlahan-lahan saya mencoba mengucapakan kata-kata mutiara untuk meluluhkan hatinya.

Alhasil, ternyata jurus itu pun tepat mengenainya. Diapun menerima saya sebagai pacarnya. Walaupun status kami LDR. Pada pertengahan bulan April, saking enak dan nyambungnya kami bercerita, kamipun berjanji untuk bertemu di Pulau Dewata.

Kata teman saya janji itu adalah utang tapi kali ini saya bantah karena yang terjadi dengan saya gadis desa itu tidak menempati janji itu.

Pada bulan Mey kemarin hubungan kamipun kandas ditengah jalan dan saya harus tahan menelan pil pahit yaitu berpisah.

Lantaran gadia itu tidak bisa move on dengan pacarnya yang ganteng itu. Sempat dia ucapkan kata maaf, namun saya bilang, Enu perpisahan ini bukan kesalahan mu tapi ini adalah kelemahan ku.

Termakasih gadis Desa sampai jumpa di lain waktu. Harapan ku, kalau kita jodoh pasti kita bertemu dan bersama untuk selamanya.

Penulis: Mansentus Jehata- Mhsw. Univ. Ngurah Rai Denpasar- Jurusan Administrasi Negara.