Kadis Pendidikan NTT Angkat Bicara Soal Tanggapan Kemendikbud Atas Survei PISA

"Kita menyesalkan pernyataan ini. Seolah-seolah NTT ini pendidikannya sangat buruk. Jangan menjustice NTT seperti itu, " ujar Lisapaly (Foto: Istimewa).
KUPANG, marjinnews.com - Tanggapan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Efendy terhadap hasil survey Program for International Students Assesement (PISA) saat pertemuan di UNESCO menyakitkan seluruh masyarakat NTT.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Johanna Lisapaly kepada wartawan di Kupang, Rabu (6/12).

"Kita menyesalkan pernyataan ini. Seolah-seolah NTT ini pendidikannya sangat buruk. Jangan menjustice NTT seperti itu, " ujar Lisapaly.

Menurut Lisapaly, buruknya kualitas pendidikan di NTT merupakan tanggungjawab bersama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

"Persoalan pendidikan maju itu butuh sentuhan dari semuanya. Artinya Pak mentri juga harus koreksi. Kitanya di daerah juga. Beliau yang bertanggungjawab terhadap pendidikan, " ujarnya.

Walaupun dirinya menyelaslkan pernyataan Kemendikbud, Muhadjir Efendy, dirinya mengakui bahwa kualitas pendidikan NTT saat ini masih jauh dari provinsi yang lain.

Oleh karena itu, pernyataan dari Kemendikbud menjadi motivasi bagi pemerintah provinsi untuk membenahi pendidikan di NTT.

"Kita positif saja terhadap pernyataan dari Pak Mentri. Kita akan koreksi dan membenahi pendidikan di NTT.

Minta Klarifikasi

Lebih lanjut, Mantan Asisten I Setda Provinsi ini aka meminta klarifikasi dari Kemendikbud Muhadjir Efendy terkait pernyataan itu.

"Saya akan meminta klarifikasi. Kami selalu diundang dalam kegiatan/pertemuan-pertemuan bersama Pak Mentri, kita akan minta klarifikasi, " ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan penilaian dari Kemendikbud, Muhadjir Efendi ini, dirinya akan menagih kepada pemerintah pusat untuk lebih memperhatikan pendidikan di NTT. Pasalnya, NTT juga merupakan bagian dari NKRI.

"Saya mau tagih. Dengan pemberian yang biasa-biasa apakah bisa menjadi yang luar biasa?, " katanya.

Dengan pemberian dan perhatian dari pemerintah pusat maka kualitas pendidikan akan terpenuhi secara standar pendidikan.

Terpisah, Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmy Sianto, menyayangkan adanya pernyataan dari Kemendikbud, Muhadjir Efendy.

Pernyataan Kemndikbud ini, kata Jimmy adalah bentuk kepanikannya terhadap pertanyaan mutu kualitas pendidikan di Indonesia oleh PISA melalui hasil survei.

"Ini pernyataan untuk menyelamatkan mukanya sebagai menteri. Ini adalah bentuk pelarian tanggungjawab terhadap penilaian mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia sehingga dia mengkambinghitamkan NTT, "ungkapnya.

Menurut Jimmy, seharusnya sebagai Menteri bertanghungjawab terhadap mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia. Kegagalaan pendidikan di NTT adalah bagaian dari kegagalan dirinya sebagai menteri pendidikan.

"Buruknya kualitas pendidikan di Indonesia adalah cerminan dari ketidakmampuan dari seorang mentri yang bertugas mencerdaskan anak bangsa, " tegasnya.

Ia menambahkan, pernyataan Kemendikbud tersebut dikeluarkan tanpa dasar yang kuat. Pendasaran yang digunakan Kemendikbud, kata Jimmy adalah hasil Ujian Akhir Nasional.

Hal lain yang dipertanyakan Jimmy adalah, pemahama Menteri tentang survei. Pasalnya, survei yang dilakukan PISA adalah survei secara nasional bukan dilakukan hanya di NTT.

"Menteri harus tau bahwa NKRI ini terdiri dari 34 provinsi. Jadi kalau survei tentang Indonesia maka sampelnya itu seluruh Indonesia, " tegasnya.

Harus Minta Maaf.

Pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Efendy atas tanggapan hasil Survei oleh PISA telah melukai seluruh masyarakat NTT.

Oleh karena itu, Menteri Muhadjir Efendy harus meminta maaf atas pernyataan tersebut. "Menteri harus minta maaf karena telah melukai seluruh masyarakat NTT, " ujarnya.

Menurut Jimmy, saat ini yang harus dilakukan pemerintah pusat adalah Pemerataan pendidikan untuk menjawab keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (RN/MN)

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,114,Batam,1,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,151,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,176,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,545,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,35,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,26,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,59,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,273,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,113,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,278,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,206,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,403,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1046,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,35,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,85,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,27,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,49,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,44,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Kadis Pendidikan NTT Angkat Bicara Soal Tanggapan Kemendikbud Atas Survei PISA
Kadis Pendidikan NTT Angkat Bicara Soal Tanggapan Kemendikbud Atas Survei PISA
https://4.bp.blogspot.com/-k9s8Hr26csk/WiuOcA_7lMI/AAAAAAAACZs/MUk0c6RaysA_sqZwYdW02OodE8nhV-eHwCLcBGAs/s320/F_Yohana-Lisapaly-%2Bmarjin%2Bnews.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-k9s8Hr26csk/WiuOcA_7lMI/AAAAAAAACZs/MUk0c6RaysA_sqZwYdW02OodE8nhV-eHwCLcBGAs/s72-c/F_Yohana-Lisapaly-%2Bmarjin%2Bnews.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2017/12/kadis-pendidikan-ntt-angkat-bicara-soal.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2017/12/kadis-pendidikan-ntt-angkat-bicara-soal.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy