FAPP: Hakim PTUN Harus Menyatakan Tidak Berkewenangan Memeriksa Gugatan HTI

Padahal SK Pencabutan Status Badan Hukum HTI didasarkan kepada prinsip "perlindungan terhadap kepentingan umum dan dilakukan dalam keadaan kegentingan memaksa, dengan mempertimbangkan rasa kemanusiaan, keadilan dan dalam rangak Penegakan Hukum (Foto: madina online)
Forum Advokat Pengawal Pancasila (FAPP) meminta Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta agar pada persidangan Sengketa Tata Usaha Negara antara HTI melawan Kemenkum HAM RI, minggu berikutnya segera memutus dalam putusa "sela" untuk memutuskan bahwa Majelis Hakim PTUN Jakarta tidak  berwenang memeriksa dan memutus  "Sengketa Tata Usaha Negara" sebagaimana dimaksud dalam Gugatan Hizbut Tahrir Indonesia/HTI No. 211/G/2017/PTUN Jakarta.

Menurut FAPP, Hakim PTUN Jakarta memiliki alasan hukum yang kuat untuk menyatakan diri sebagai "tidak  berwenang "memeriksa dan memutus" Gugatan HTI yang menyoal SK. Pencabutan Status Badan Hukum HTI oleh Kemenkum HAM dinilai sebagai "Perbuatan Melanggar Hukum oleh Pemerintah" dan menuntut agar Hakim PTUN membatalkan SK. Menkum HAM RI Tentang Pencabutan Status Badan Hukum HTI.

Padahal SK Pencabutan Status Badan Hukum HTI didasarkan kepada prinsip "perlindungan terhadap kepentingan umum dan dilakukan dalam keadaan kegentingan memaksa, dengan mempertimbangkan rasa kemanusiaan, keadilan dan dalam rangak Penegakan Hukum. Oleh karena itu Majelis Hakim PTUN Jakarta dan Kementerian Hukum dan HAM RI harus punya cara pandang yang sama dalam melihat SK. Pencabutan Status Badan Hukum HTI, karena landasan hukum dalam mengeluarkan SK.

Pencabutan bersumber pada Perppu No. 2 Tahun 2017 dan conform dengan ketentuan pasal 49 UU No. 5 Tahun 1986, Tentang Peradilan Tata Usaha Negara, yang dengan tegas menyatakan bahwa: Majelis Hakim tidak berwenang memeriksa, memutus, dan menyelesaikan sengketaTata Usaha Negara tertentu dalam hal keputusan yang disengketakan itu dikeluarkan dalam waktu perang, keadaan bahaya, keadaan bencana alam atau keadaan luar biasa yang membahayakan, dan dalam keadaan mendesak untuk kepentingan umum berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Perppu No. 2 Tahun 2017 Tentang Ormas itu sendiri lahira karena negara secara nyata berada dalam keadaan kegentingan yang memaksa, yang sudah mengarah kepada perpecahan terkait dengan pertentangan di antara masyarakat mengenai Ideologi Khilafah dengan Ideologi negara Pancasila dimana mayoritas masyarakat menolak perjuangan HTI menjadikan Kilafah sebagai Ideologi Negara menggantikan Ideologi Pancasila. 

Keberadaan Perppu No. 2 Tahhn 2017 yang kemudian disahkan oleh DPR menjadi UU dan telah diundangkan, merupakan pembuktian yang sempurna dan sudah notoirfaiten, sehingga memperjelas apa dasar pertimbangan Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu No. 2 Tahun 2017,  mengapa disusul dengan dikeluarkannya SK. Pencabutan Status Badan Hukum HTI, untuk keperluan siapa SK. HTI itu dicabut.

FAPP mendukung sepenuhnya langkah Pemerintah mencabut Status Badan Hukum HTI bahkan FAPP telah menjadikan diri sebagai Tergugat Intervensi, meskipun Majelis Hakim PTUN Jakarta telah menolaknya, namun perjuangan untuk memperkuat posisi Pemerintah mempertahankan keputusan Pencabutan Status Badan Hukum HTI sudah merupakan harga mati. Untuk itu FAPP tetap mendukung langkah Pemerintah dan berada bersama Pemerintah menolak setiap upaya dari siapapun juga yang mencoba menggantikan Ideologi Negara Pancasila dengan Ideologi bentuk lainnya.

Oleh: Petrus Selestinus
Ketua Tim Task Force FAPP dan Koordinator TPDI

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,113,Batam,1,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,151,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,176,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,545,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,35,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,26,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,273,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,113,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,276,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,204,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,403,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1040,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,35,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,85,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,27,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,49,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,44,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: FAPP: Hakim PTUN Harus Menyatakan Tidak Berkewenangan Memeriksa Gugatan HTI
FAPP: Hakim PTUN Harus Menyatakan Tidak Berkewenangan Memeriksa Gugatan HTI
https://2.bp.blogspot.com/-e_Q4I5c6sk4/WiQxcBMiSOI/AAAAAAAAAM8/1F278pkk92UQfPfnZrAd755Izfxz5KKrACLcBGAs/s320/HTI%2BMarjin%2BNews.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-e_Q4I5c6sk4/WiQxcBMiSOI/AAAAAAAAAM8/1F278pkk92UQfPfnZrAd755Izfxz5KKrACLcBGAs/s72-c/HTI%2BMarjin%2BNews.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2017/12/fapp-hakim-ptun-harus-menyatakan-tidak.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2017/12/fapp-hakim-ptun-harus-menyatakan-tidak.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy