Demi Kondusif Kantibmas, Wakapolda Bali Temui Tokoh Islam

Toleransi dan keberagaman di Bali harus tetap kokoh. Isu yang beredar tentang adanya persekusi dan massa membawa sajam merupakan isu bohong. ( Foto: Humas Polda Bali)

Denpasar, marjinnews.com. Wakapolda Bali, Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. bersama Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, S.H., S.I.K. bersilaturahmi dan bertatap muka dengan tokoh Muslim di rumah H. Bambang Santoso.

Tepatnya di Jalan Resimuka Barat Permai No. 1B, Monang-maning, Denpasar. Rabu (13/12/2017) sekitar pukul 20.00 Wita.

Hadir dalam tatap muka tersebut, Kasubdit III Ditintelkam Polda Bali AKBP I Gede Dartiyasa, S.Sos., Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Nyoman Gatra, S.H., M.H., Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Gede Sumena, S.Sos., M.M. dan H.M.

Kemudian, Syaifullah selaku Ketua Forum Peduli Ustadz Abdul Somad serta 30 orang para undangan lainnya.

H. Bambang Santoso saat membuka acara tatap muka menyampaikan, bahwa kegiatan ini  diselenggarakan dalam rangka menindaklanjuti perintah Wakil Presiden RI.

Wapres meminta laporan tentang perkembangan situasi Bali terkait dampak erupsi Gunung Agung dan gejolak pasca penolakan kedatangan Ustadz Abdul Somad. Seperti dikutip dari Laman Facebook Humas Polda Bali, Rabu 13 Desember 2017.

Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. mengatakan, situasi jajaran Polda Bali masih aman kondusif.

Terkait erupsi Gunung Agung, statusnya masih dinyatakan pada level awas dan masyarakat wajib meninggalkan tempat yang daerahnya masuk Kawasan Rawan Bencana (KRB).

“Situasi ini sangat berpengaruh pada kunjungan wisata di Bali. Sehari biasanya wisatawan masuk ke Bali mencapai 17 ribu melalui Bandara Internasional Ngurah Rai.

Sekarang hanya ada 8 ribu orang. Selain erupsi Gunung Agung, ada beberapa negara yang melarang warganya datang ke Indonesia karena terjadi banjir dan tanah longsor. Ucap Wakapolda Bali.

Lanjutnya, Kaitan dengan kunjungan Ustadz Somad ke Bali, bahwa Polda Bali sudah mendeteksi adanya potensi gangguan sehingga mengambil tindakan untuk mendatangkan pihak-pihak tertentu melalui Direktorat Intelkam sehingga telah menemukan beberapa kesepakatan.
Lanjut Gede Alit, namun dalam pelaksanaannya kesepakatan tersebut tidak terwujud sehingga menimbulkan gejolak termasuk di media sosial.

Jenderal bintang satu di pundak ini mengimbau para tokoh muslim untuk turut serta membantu meredam permasalahan tersebut

Dengan memanfaatkan media sosial serta menyerahkan penyelesaian permasalahan tersebut secara hukum yang mana Polda Bali siap menindaklanjutiuntuk melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Saya memohon kepada tokoh masyarakat, mari bersama-sama untuk menjernihkan dan menyejukkan suasana ini, sehingga tidak berkembang di sosmed dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

Toleransi dan keberagaman di Bali harus tetap kokoh. Isu yang beredar tentang adanya persekusi dan massa membawa sajam merupakan isu bohong, imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Kombes Pol. Hadi Purnomo, S.H., S.I.K. Perwira melati tiga ini mengungkapkan, adanya miss komunikasi terkait terjadinya permasalahan tersebut.

Pengaruh medsos sangat besar sehingga memperkeruh suasana.
Untuk itu pihaknya, mengajak tokoh masyarakat untuk tetap merapatkan barisan sehingga terjaganya toleransi antar umat beragama di Bali.

Diharapkan agar tokoh muslim di Bali ikut mengkounter kalimat-kalimat provokatif yang berkembang di medsos.

Kalau ada suara di medsos yang tidak sesuai fakta tolong dikounter dan sampaikan sesuai fakta yang terjadi.

Saya mohon kepada para ulama yang merupakan corong paling depan agar membantu menjernihkan dan menyejukkan suasana, sehingga kejadian di wilayah lain tidak terjadi di Bali, ujar Kapolresta Denpasar.

Sementara H. Anwar Hamid selaku Kabid Bimas Islam Kementerian Agama Provinsi Bali menyampaikan, apabila terdapat kegiatan dakwah mohon melibatkan pihak Kementerian Agama.

Diharapkan agar keharmonisan yang selama ini terjalin dapat dipertahankan.
Dari kejadian ini perlu diambil hikmahnya tentang bagaimana kedepannya, agar keberagaman dan toleransi tetap kokoh sehingga kesalahpahaman ini tidak berkembang.

Jadikan ini sebagai pelajaran untuk semua pihak, terangnya.
Sedangkan H.M. Syaifullah mengatakan, penyelesaian permasalahan kedatangan Ustadz Somad akan dikawal sehingga proses tersebut dapat diselesaikan dengan baik.

Kami ingin proses hukum tetap berjalan, sehingga persaudaraan antar umat beragama di Bali tetap terjaga, tandasnya.

Atas penyampaian para tokoh agama tersebut, jenderal lulusan Akpol tahun 1987 ini kembali menegaskan bahwa Polda Bali selalu profesionaldan proporsional serta sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) dalam menangani setiap laporan.

Setiap laporan yang masuk pasti ditindak lanjuti, tentunya diawali dengan proses penyelidikan.

Sementara proses berjalan. Bantu kami untuk menjaga keamanan dengan menyejukan suasana di Bali.
Toleransi itu harus dijaga bersama, tegas mantan Karo Ops Polda Bali ini. (RN/MN)

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,114,Batam,1,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,151,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,176,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,545,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,35,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,26,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,59,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,273,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,113,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,278,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,206,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,403,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1046,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,35,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,85,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,27,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,49,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,44,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Demi Kondusif Kantibmas, Wakapolda Bali Temui Tokoh Islam
Demi Kondusif Kantibmas, Wakapolda Bali Temui Tokoh Islam
https://4.bp.blogspot.com/-fu_XljnL698/WjGQRWiXjBI/AAAAAAAAAA8/kOk_pWnLlhc_LQ0rl-5w3qgTe7y6RfXGQCLcBGAs/s320/FB_IMG_15131958650395392.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-fu_XljnL698/WjGQRWiXjBI/AAAAAAAAAA8/kOk_pWnLlhc_LQ0rl-5w3qgTe7y6RfXGQCLcBGAs/s72-c/FB_IMG_15131958650395392.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2017/12/demi-kondusif-kantibmas-wakapolda-bali.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2017/12/demi-kondusif-kantibmas-wakapolda-bali.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy