Meramu Cinta yang Tidak Berjarak

Di halaman depan kitab kisahku tertulis Catatan Si Pena Biru, berbagai cerita mewarnai kitab kisah yang aku kisahkan dalam sajak dan puisi (Foto: Dok. Pribadi)
"Untuku kamu adalah kenyamanan, tempat kepergianku menemukan kepulangan."

Hampir tak ada hari yang dilewatkan tanpa sajak untuk mengisi halaman demi halaman pada sebuah buku yang aku sebut kitab kisah. Di halaman depan kitab kisahku tertulis Catatan Si Pena Biru, berbagai cerita mewarnai kitab kisah yang aku kisahkan dalam sajak dan puisi. Di akhir setiap sajak dan puisi selalu aku tulis "untuku kamu adalah kenyamanan, tempat kepergianku menemukan kepulangan"
Tak jarang orang bertanya, apa arti kalimat ini?
Jawabanku selalu sama, bahwa aku sudah sampai pada satu titik tempat dimana aku harus berhenti, akupun tak perlu lagi mengembara mencari keindahan, karena bagiku aku sudah menemukan kenyamanan dari keindahan itu. Sudah saatnya kepergianku menemukan kepulanganya.

Kalimat ini selalu terdengar dari mulutku Jika pertanyaan tentang arti kalimat itu terdengar ditelingaku.
Begitulah, Aku tak perlu bercerita banyak tentang kitab kisahku, yang pasti akan ada saat ketika kita menatap satu tatap, garis tangan berpadu dalam satu genggam dan jarak tak lagi ada. Hingga ketika itu tiba kamu adalah satu-satunya cerita yang aku kisahkan dalam kitab kisahku.

Untuk hari ini, pena biruku mengisyaratkan tanda titik pada kitab kisah, sebagai tanda sajak sampai pada baris terakhir dan kitab kisah kembali ditutup untuk segera diletakan pada tempatnya di antara barisan buku lainnya.

***
Sementara itu, empat mata tertuju pada satu tanda diujung malam, tangan kananku melingakar pada bahunya. Malam itu, dingin pun seperti cemburu sehingga tak sedikit pun kulit pada tubuhku merasakan kehadiranya.

"Nana, terima kasih untuk hari yang indah ini. Sungguh ini hari yang indah". Dia memulai perbincangan. Dalam hati aku berkata, setelah sekian lama kita harus berkata pada jarak, setiap kata diucap melalui jaringan handphone. Setiap rindu berakhir dikhayalan. Pada malam ini, kita berada diatas tanah yang sama, malam ini jarak pun tak ada di antara kita dan kau memulai pembicaraan dengan terima kasih.

"Terima kasih untuk apa enu? Aku yang harusnya berterima kasih, kehadiranmu membuatku percaya bahwa cinta yang sesunggunya adalah kesetian. Dan kamu adalah kesetian dari cinta itu, entah apa yang membuat enu setia aku tidak tahu. Yang aku percaya cintalah yang menguatkan enu." Kataku padanya. 

"Pokoknya terima kasih saja nana" jawabnya, sembari  senyuman manis hadir dari bibirnya.
"Enu?"
"Mamamu dulu ngidam apa? Sampai senyummu harus semanis itu? Bisakah enu jangan tersenyum agar aku tak harus jatuh cinta untuk kesekian kalinya?"
"Aduh Tuhan gombal lagi ini" Katanya dibarengi tawa.
"Cukup sudah gombal nana, untuk meyakinkanku nana tak perlu gombal lagi". Lanjutnya.
Aku hanya diam dan menatap bintang yang hinggap di ujung timur pada malam itu.
Aku ingin memulai kembali perbincangan, "enu?"
dorrrrr!!! seekor kucing lewat dan sebuah gelas jatuh hingga pecah.
Oh tuhan, ternyata aku hanya mimpi. Aku tertidur di atas buku saat aku ingin mengahkiri sajakku.
‎sudalah, aku mengakhiri sajaku dulu, semoga setelah ini tidurku dihadiri mimpi yang sama.
"Untukku kamu adalah kenyamanan, tempat kepergianku menemukan kepulangan" seperti biasanya kalimat ini adalah pertanda sajak pada halaman itu sudah selesai.
Aku menutup kitab kisahku, meletakanya diantara barisan buku-buku lainya. Aku menarik selimut, membaringkan diri di atas ranjang. Aku kembali teringat pada mimpi yang baru saja hadir dalam tidurku.
Aku berfikir, kenapa sampai aku harus bermimpi demikian?
Mungkin, susungguhnya perasaan bernama cinta itu hadir tanpa tahu jarak. Cinta itu ada dan baginya jarak itu tak ada. Mengapa demikian cinta itu tumbuh di antara dua makhluk yang tinggal di tempat berbeda dan jauhnya ratusan kilo meter?
Aku terus berfikir, dan aku sama sekali tak menemukan jawabanya, sungguh rasa bernama cinta itu luar biasa. Hingga baginya jarak pun tak ada, dan aku percaya itu.
Didedikasi untuk enu di provinsi tetangga.
Ingatlah, pada cinta jarak itu tak lagi ada. (KVA.24)


*Enu : panggilan untuk gadis Manggarai, NTT.
*‎Nana : panggilan untuk laki-laki, di Manggarai NTT

Oleh: Vicky Purnama
marjinnews.com Jogjakarta

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,108,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,142,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,174,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,529,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,2,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,34,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,3,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,25,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,59,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,272,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,112,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,51,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,275,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,199,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,400,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,15,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1021,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,34,Polisi,25,politik,89,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,84,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,18,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,43,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,43,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,5,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Meramu Cinta yang Tidak Berjarak
Meramu Cinta yang Tidak Berjarak
https://2.bp.blogspot.com/-xdaCPB2TmMA/WgcIpTsjmxI/AAAAAAAAB9o/BS8uY881KM8b3QcTLlUG600lkyCXwTRNACLcBGAs/s320/Viky%2BPurnama%2BMarjin%2BNews.JPG
https://2.bp.blogspot.com/-xdaCPB2TmMA/WgcIpTsjmxI/AAAAAAAAB9o/BS8uY881KM8b3QcTLlUG600lkyCXwTRNACLcBGAs/s72-c/Viky%2BPurnama%2BMarjin%2BNews.JPG
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2017/11/meramu-cinta-yang-tidak-berjarak.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2017/11/meramu-cinta-yang-tidak-berjarak.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy