Mengenang Mantan, Perlu Kah?
Cari Berita

Mengenang Mantan, Perlu Kah?

13 November 2017

Bentuk ketidakmampuan melupakan disini bukan lagi tentang sosok yang hilang melainkan kenangan yang terlewatkan bersama orang yang hilang tersebut (Gambar: Istimewa)
Tidak bisa dipungkiri, kelemahan setiap orang adalah melupakan segala sesuatu yang sudah menjadi bagian dari dirinya selama beberapa waktu. Apa lagi jika sesuatu yang dimaksud adalah orang-orang spesial yang sudah tahu dan mau akan realita kehidupan setiap individu akibat keterbukaannya selama membangun relasi. Alasan gagal melupakan bagi penulis adalah indikasi pembenaran akan sebuah pepatah anonim yang kira-kira bunyinya demikian:

"Kehilangan merupakan sesuatu yang tidak diinginkan oleh setiap orang. Tetapi, dengan kehilangan kita akan semakin menyadari bahwa milik kitalah orang tersebut".

Pemahan saya mengenai pepatah ini adalah dimana ada sebuah penyesalan yang timbul sebagai akibat kelalaian selama menjalin sebuah relasi bersama orang-orang terdekat kita. Penyesalan itu justeru muncul ketika kita menyadari bahwa ada beberapa momen yang telah kita lewatkan untuk sekedar membuatnya bahagia atau untuk sekedar membuatnya tersenyum.

Bentuk ketidakmampuan melupakan disini bukan lagi tentang sosok yang hilang melainkan kenangan yang terlewatkan bersama orang yang hilang tersebut. Keinginan untuk mengulang kisah atau sekedar meluangkan waktu merajut asah pun pada akhirnya tidak bisa terhindarkan. Orang-orang muda menamai ini dengan istilah gagal move on.

Menelisik definisi mantan

Menurut Comedy Project (TRANS TV) dalam postingan di lini masa facebook mereka tertanggal 19 April 2013 berjudul 'Arti Seorang Mantan', ada beberapa definisi yang cukup menggelitik tentang arti mantan (mantan kekasih) terlepas dari definisi yang terdaftar di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Menurut mereka definisi atau arti mantan adalah sebagai berikut:

» Mantan adalah tulang rusuk pria lain yang pernah kita pinjam.
» Mantan itu adalah Jodoh made in China (mudah rusak).
» Ngajak balik mantan, ibarat menjilat bulu ketek sendiri.
» Mantan adalah Jodoh yang masih dalam masa tenggang.
» Mantan itu cobaan, pacar itu ujian, selingkuhan itu pilihan.
» Mantan adalah jodoh yang harus diretul.
» Move on itu adalah silahturahmi dengan mantan yang tertunda.
» Mantan adalah Jodoh yang di Anulir oleh Tuhan.
» 3 hal yang begitu menyakitkan: difitnah, dilupakan, dan diingatkan tentang mantan.
» Mantan adalah jodoh yang dikembalikan karena habis masa pemakaian.
» Persamaan Setan dengan Mantan itu sama-sama menyeramkan kalo datang secara tiba-tiba.
» Mantan itu adalah Jodoh orang lain yang sudah kita rasakan pahit & manis nya.
» Jika pacar adalah tulang rusuk kita, maka mantan sudah pasti tulang busuk kita.
» Malam minggu bagi kaum jomblo adalah malam dimana merenungkan kenangan mantan, ditemani sebungkus autan ketika mendekam di kamar sendirian.
» Mantan itu adalah Jodoh yang takkan terlupakan.

Beberapa definisi atau arti seorang mantan seperti pemaparan diatas tidak akan membantu seseorang memaknai mantan bersama paket kenangannya itu sebagai sesuatu yang tidak layak untuk diingat atau dikenang. Apapun definisi mantan yang saat ini tengah kita pikirkan, bukanlah substansi mengapa kita mesti mengingat mereka. Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa mengingat mantan bukanlah tentang sosoknya sebagai pribadi, tetapi kenangannya sebagai pribadi yang pernah bersama-sama dengan kita.

Sehingga, bagi penulis mengingat atau mengenangkan mantan bukanlah hal yang salah atau keliru. Mengenang dan mengingat mantan adalah perlu sebagai acuan untuk bagaimana di kemudian hari kita semakin menyadari bahwa setiap detik yang dirajut bersama orang-orang yang kita cintai adalah waktu paling berharga untuk tidak begitu saja terlewatkan.

Jika kita tidak menyia-nyiakannya, maka dia pun akan sadar bahwa kita nyata terlihat bukan semu.
Mantan itu diingat, perlu kah?

Oleh: Andreas Pengki