Lilin Kecil untuk Indira, Cahaya Menuju Terang Kesembuhan
Cari Berita

Lilin Kecil untuk Indira, Cahaya Menuju Terang Kesembuhan

23 November 2017

 Ia tengah mengerahkan segala daya untuk terbebas dari cengkraman penyakit Guillain Barre Syndrome (GBS), salah satu penyakit yang mana sistem imun diri sendiri menyerang sistem saraf dan menyebabkan kelumpuhan (Foto: kitabisa.com)
Pembaca marjinnews.com yang budiman, saat ini seorang saudari kita, Indira mahasiswi Universitas Jember tengah berjuang melawan penyakit yang tengah dideritanya. Ia tengah mengerahkan segala daya untuk terbebas dari cengkraman penyakit Guillain Barre Syndrome (GBS), salah satu penyakit yang mana sistem imun diri sendiri menyerang sistem saraf dan menyebabkan kelumpuhan.

Sebagai bentuk dukungan moral, kami mengajak kita semua untuk berdiri bersama Indira melawan penyakitnya. Sebuah pepatah mengatakan, 'jangan takut untuk memberi, karena sekecil apa pun yang kita berikan akan sangat berarti bagi yang membutuhkannya'.

Mari bergandeng tangan untuk Indira melalui KITA BISA.COM

"Teruslah berbuat baik, karena kita tidak tahu kapan kita menjadi inspirasi bagi orang lain" -Ridwan Kamil 

Assalamu'alaikum,
Salam

Perkenalkan kami Anak Akuntansi 2014 (mahasiswa Universitas Jember), yang sekarang menempuh semester terakhir dari perkuliahan, sangat tergerak untuk membantu teman, kawan, dan sahabat terbaik kami Indira Agasta Permatasari yang sedang mengalami musibah.

Indira Agasta Permatasari, biasa dipanggil dengan Indira, merupakan anak yang terkenal pemalu namun supel dalam angkatan kami. Selalu menguntai senyum ketika bertemu sapa dengan kawan sejawat dimanapun kami berada. Meskipun sedikit berbicara tapi kami semua tahu bahwasannya dia adalah sosok sahabat yang baik hati.

Namun, tidak banyak yang mengetahui, dibalik sosok yang selalu menguntai senyum tersebut, dia menyimpan beban besar. Beberapa hari kemaren tepatnya Rabu, 15 November 2017 dia terdeteksi mengidap penyakit Guillain Barre Syndrome (GBS), salah satu penyakit yang mana sistem imun diri sendiri menyerang sistem saraf dan menyebabkan kelumpuhan.

Awal kami mengetahui hal ini karena informasi yang kami dapat dari salah satu teman dekatnya bahwa indira masuk rumah sakit sejak beberapa hari yang lalu. Kami mencoba mencari tahu apa penyakit yang sedang diderita oleh teman kami ini dan didapat bahwa dia telah terbaring tanpa bisa bergerak sama sekali akibat penyakit GBS tersebut.

Saat ini Indira masih dirawat di RS Soebandi untuk menjalani perawatan. Kini kondisinya telah masuk ke ruang ICU guna diberikan penanganan lebih lanjut. Obat utamanya berjumlah 9 botol perhari, dan harus diberikan selama 5 hari tanpa terputus.

Indira tidak sendiri. Indira dan keluarganya membutuhkan anda semua untuk membantu.

Oleh sebab itu, mari kita perkuat perjuangan indira sekeluarga dengan cara berdonasi melalui KITA BISA, dengan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Klik tombol merah "beri donasi"

2. Isi data diri anda

3. Pilih cara berdonasi

4. Transfer ke nomor rekening yang tertera

Itu saja belum cukup, kami mengajak anda untuk mau memberitahu orang-orang baik lainnya dengan cara menyebarkan kampanye donasi ini ke social networking anda.

Seluruh donasi anda akan kami salurkan, bukan hanya untuk pengobatan Indira untuk bertahan hidup namun juga untuk kebutuhan dari keluarganya.

Jika Anda ingin bertanya lebih jauh. Anda bisa menyampaikannya ke:
Azis: 082143262412 (berlaku via SMS dan WA)
email: azfapamungkas4@gmail.com

*untuk melihat perkembangan kondisi indira dapat melalui link berikut ini https://merawatkenangan.wordpress.com/2017/11/22/indira-teman-kami/

Terima kasih, hanya Tuhan YME yang bisa membalas kebaikan anda
Salam, Wassalamu'alaikum

Sumber: KITA BISA.com 
Editor: AA/MN