KPK Perlu Buka Penyidikan Kasus Korupsi Pengalihan Fungsi Lahan Pantai Pede di Labuan Bajo


Oleh karena saat ini Setya Novanto sudah menjadi Tersangka dan ditahan oleh KPK, maka KPK diminta untuk menindaklanjuti sejumlah Laporan Masyarakat tentang dugaan korupsi di luar kasus korupsi e-KTP, termasuk kasus dugaan korupsi Pengalihan Fungsi dan Hak atas Lahan Pantai Pede (Gambar: Istimewa)
"Tuntutan Aliasi Mahasiswa Manggarai Jakarta/AMANG Jakarta dan Masyarakat Manggarai Barat" di NTT agar KPK segera memeriksa Setya Novanto, Frans Lebu Raya, Gubernur NTT dan Agustinus Ch. Dula, Bupati Manggarai Barat terkait Laporan AMANG kepada KPK tentang dugaan korupsi dalam  pengalihan fungsi dan hak atas lahan Pantai Pede secara melawan hukum, milik Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat yang dialihkan oleh gubernur NTT kepada PT. SIM, yang disebut-sebut sebagai milik Setya Novanto. KPK perlu merespons secara cepat, guna menyelematkan aset daerah yang dialihkan secara melawan hukum oleh Gubernur NTT kepada PT. SIM dan direstui oleh Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch. Dula. 

Aksi demo serentak yang dilakukan oleh AMANG di KPK Jakarta dan di Labuan Bajo, NTT, pada hari Rabu, Tanggal 29 Maret 2017, menuntut agar Gubernur NTT, Frans Lebu Raya mengembalikan Lahan Pantai Pede ke Pemda Mabar, karena Lahan Pantai Pede adalah milik Pemda Kabupaten Manggarai Barat, seluas kira-kira 31.670 M2, secara melawan hukum dialihkan kepada PT. SARANA INVESTAMA MANGGABAR, melalui perjanjian kerjasama "Bangun Guna Serah" pada tanggal 23 Mei 2014. Alas hak Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat atas Lahan Pantai Pede, berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 2003, Tentang Pembentukan Kabupaten Manggarai Barat, namun oleh Pemerintah Provinsi NTT tidak pernah menyerahkan ke Pemda Manggarai Barat, malah mengalihkannya kepada PT. SIM.

Menteri Dalam Negeri RI justru merespons tuntutan AMANG dan Masyarakat Maggarai Barat dengan mengirim Surat No. 170/3460/SJ, Perihal Privatisasi Pantai Pede, tertanggal 13 September 2016, kepada Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya, meminta agar  privatisasi Lahan Pantai Pede ditinjau kembali dan dikembalikan kepada Pemda Kabupaten Manggarai Barat sesuai dengan ketentuan UU No. 8 Tahun 2003, Tentang Pembentukan Pemerintah Daerah Kabupaten Manggatai Barat, namun Gubernur NTT Frans Lebu Raya tidak menggubris, malah lebih patuh kepada PT. SIM yang disebut sebagai milik Setya Novanto.

Oleh karena saat ini Setya Novanto sudah menjadi Tersangka dan ditahan oleh KPK, maka KPK diminta untuk menindaklanjuti sejumlah Laporan Masyarakat tentang dugaan korupsi di luar kasus korupsi e-KTP, termasuk kasus dugaan korupsi Pengalihan Fungsi dan Hak atas Lahan Pantai Pede, karena unsur melawan hukum dan kerugian negaranyapun mudah dihitung, tinggal menentukan siapa-siapa pelaku yang bakal jadi tersangkanya. Sikap Gubernur NTT Frans Lebu Raya tidak menyerahkan Lahan Pantai Pede jelas sebagai pembangkangan bahkan telah memenuhi unsur-unsur pasal 2 atau pasal 3 UU Tipikor, yaitu unsur setiap orang, unsur secara melawan hukum atau menyalahgunakan wewenang, unsur memperkaya diri sendiri atau unsur menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi dan unsur merugikan keuangan atau perekonomian negara/daerah.

Dokumen yang diperoleh TPDI dari masyarakat, telah mengungkap fakta dimana lahan Pantai Pede telah beralih Fungsi dan Hak ke tangan pihak ke-tiga yaitu PT. SIM secara melawan hukum, sementara aspirasi masyarakat selama bertahun-tahun sama sekali tidak didengar oleh Pemerintah Provinsi NTT, terutama oleh Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya dan Bupati Agustinus Ch. Dula, tanpa mempertimbangkan status Hak atau Pemilikan Pemda Kabupaten Manggarai Barat berdasarkan UU No. 8 Tahun 2003, yang jauh sebelum MoU dibuat dan ditandatangani, publik secara terbuka telah menyatakan keberatan atas rencana pengalihan Fungsi dan Hak pengelolaan atas lahan Pantai Pede dimaksud.

Oleh: Petrus Selestinus
Koordinator Perhimpunan Advokat Pendukung KPK/PAP-KPK

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,108,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,142,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,174,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,529,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,2,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,34,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,3,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,25,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,59,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,272,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,112,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,51,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,275,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,199,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,400,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,15,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1021,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,34,Polisi,25,politik,89,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,84,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,18,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,43,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,43,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,5,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: KPK Perlu Buka Penyidikan Kasus Korupsi Pengalihan Fungsi Lahan Pantai Pede di Labuan Bajo
KPK Perlu Buka Penyidikan Kasus Korupsi Pengalihan Fungsi Lahan Pantai Pede di Labuan Bajo
https://1.bp.blogspot.com/-wEUjtlToMVs/WhRDE5MZiCI/AAAAAAAACIg/EOUEHycru2s1cJHO6AR7r5OZfvo6cMc1ACLcBGAs/s320/Pantai%2BPede%2BMarjin%2BNews.png
https://1.bp.blogspot.com/-wEUjtlToMVs/WhRDE5MZiCI/AAAAAAAACIg/EOUEHycru2s1cJHO6AR7r5OZfvo6cMc1ACLcBGAs/s72-c/Pantai%2BPede%2BMarjin%2BNews.png
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2017/11/kpk-perlu-buka-penyidikan-kasus-korupsi.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2017/11/kpk-perlu-buka-penyidikan-kasus-korupsi.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy