KPK Berwenang Kesampingkan Saksi dan Ahli yang Menguntungkan SN

Dengan demikian tidaklah berlebihan dan merupakan langkah tepat jika KPK mengabaikan usul atau permintaan Setya Novanto untuk diperiksa saksi yang menguntungkan di saat penyidikan berlangsung (Foto: Istimewa)
Penyidik KPK berwenang mengabaikan 9 (sembilan) saksi dan 5 (lima) ahli yang diajukan untuk diperiksa menjadi saksi meringankan atau menguntungkan Tersangka Setya Novanto dalam tahap penyidikan, mengingat BAP pemeriksaan perkara pokok sudah memasuki tahap finalisasi untuk pelimpahan tahap II atau ke tahap Penuntutan. Kewenangan mengabaikan itu sangat beralasan, karena: pertama, dilihat dari motifnya pengajuan 9 (sembilan) saksi dan 5 (lima) ahli untuk saksi menguntungkan diduga hanya untuk menghambat proses pelimpahan BAP, Barang Bukti dan Teraangka ke tahap penuntutan terkait dengan praperadilan yang diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang persidangannya akan dubuka tanggal 30 November 2017 nanti. 

Kedua, selama ini Setya Novanto sering mangkir dari panggilan KPK dengan berbagai alasan sehingga sangat menghambat jalannya pemeriksaan bahkan tidak pernah berusaha untuk mengajukan saksi yang menguntungkan selama Setya Novanto mangkir. Ketiga, sikap saksi-saksi menguntungkan ketika dipanggil KPK-pun kebanyakan tidak ada yang datang memenuhi panggilan dengan alasan sedang di luar kota. Padahal saksi menguntungkan itu adalah saksi yang diajukan atas dasar permintaan tersangka Setya Novanto yang sebelumnya sudah terkonfirmasi untuk menjadi saksi menguntungkan, shingga baik Idrus Marham, Melki Lakalena dan Anwar Puageno dkk. tidak ada alasan untuk tidak datang.

Ini menjadi indikator kuat bahwa Setya Novanto memiliki keyakinan untuk memenangkan praperadilan jilid II dan sekaligus mau memotong gugurnya praperadilan yang dia ajukan karena naiknya perkara pokok ke persidangan Pengadilan Tipikor. Langkah tepat yamg harus dipilih dan diterobos adalah Penyidik KPK mengabaikan pemeriksaan saksi menguntungkan pada tahap penuidikan dan kepada Setya Novanto diberi kesempatan mengajukannya dalam pemeriksaan persidangan bagi 9 saksi dan 5 ahli yang menguntungkan itu. Karena apapun hasil pemeriksaan 9 saksi dan 5 ahli baru akan bernilai sebagai kekuatan bukti manakala sudah diperiksa di bawah sumpah untuk didengar dalam persidangan demi kepentingan Setya Novanto.

Dengan demikian tidaklah berlebihan dan merupakan langkah tepat jika KPK mengabaikan usul atau permintaan Setya Novanto untuk diperiksa saksi yang menguntungkan di saat penyidikan berlangsung, selain tidak berimplikasi secara hukum untuk meringankan Setya Novanto pasa saat penyidikan, juga saksi-saksi yang menguntungkan itu kualitasnya jauh dari memadai bahkan sejumlah saksi malahan tidak memenuhi jadwal pemeriksaan untuk menolong Setya Novanto. KPK bisa memberikan kesempatan kepada Setya Novanto untuk mengajukan saksi menguntungkan saat dirinya diperiksa sebagai Terdkawa di Pengadilan Tipikor.

Oleh: Petrus Selestinus 
Koordinator TPDI dan Advokat PERADI

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,114,Batam,1,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,151,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,176,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,545,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,35,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,26,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,59,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,273,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,113,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,278,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,206,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,403,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1046,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,35,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,85,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,27,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,49,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,44,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: KPK Berwenang Kesampingkan Saksi dan Ahli yang Menguntungkan SN
KPK Berwenang Kesampingkan Saksi dan Ahli yang Menguntungkan SN
https://2.bp.blogspot.com/-QFVYLjRaAbk/Wh1K5M4TixI/AAAAAAAACPk/sc_hrhMSencWbWZfKBPBCBClOib9EmoKACLcBGAs/s320/KPK%2BOpini%2BPetrus%2BSelestinus%2BMarjin%2BNews.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-QFVYLjRaAbk/Wh1K5M4TixI/AAAAAAAACPk/sc_hrhMSencWbWZfKBPBCBClOib9EmoKACLcBGAs/s72-c/KPK%2BOpini%2BPetrus%2BSelestinus%2BMarjin%2BNews.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2017/11/kpk-berwenang-kesampingkan-saksi-dan.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2017/11/kpk-berwenang-kesampingkan-saksi-dan.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy