SENTILAN
Cari Berita

SENTILAN

2 October 2017

Politik tikus sangat kejam dan menyakitkan. Cerminan iblis bertanduk merah berjubah hitam, berkuasa atas nama parpol yang kuat dan berkuasa menindas kami yang lemah nestapa mati kering tersapu angin (Foto: Dok. Pribadi)
Negaraku yang tercinta dengan cerita lucu hingga uniknya kasus-kasus yang terjadi. Melihat  rentetan masalah yang ramai diperbincangkan dan menghilang begitu saja, ketidakpastian hukum yang masih buram. Permainan hukum yang terlalu kejam: tumpul ke atas dan lancip ke bawah.

Dimulai dari Tikus berdasi yang selalu memakai topeng kemunafikan dengan tameng kekuasan, bersembunyi di balik meja kantoran dan dikawal singa bertaring tajam. Barkelakuan baik di depan media, buruk rupa mata rakyat. Menjajah rakyat dengan klicikan atas nama jabatan.

Politik tikus sangat kejam dan menyakitkan. Cerminan iblis bertanduk merah berjubah hitam, berkuasa atas nama parpol yang kuat dan berkuasa menindas kami yang lemah nestapa mati kering tersapu angin, yang selalu merinduan hukum yang bertindak secara merata tanpa memandang golongan dan status kami yang tidak bisa berteriak tentang keadilan.
Belum lagi permainan cantik si kucing yang terlalu rakus akan kebaikan tikus berdasi yang selalu membagi sosis hasil curian dari toko sembako milik negara.
Memori lucu di negara tercinta, dari Hukuman mati bandar narkoba hingga penjara mewah si tuan bermuka dua. Negara dimainkan kami pun di adu domba.
Banyak kasus yang masih gentayangan dari kasus Munir  hingga kasus Novel Baswedan, dari si penghina pancasila hingga diangkat menjadi duta pancasila?
Negara sibuk bela sungakawa ke negara tetangga anak bungsu Papua menangis minta merdeka ingin diperhatikan namun kenyang untuk meminta...
Negara lain sibuk terbang ke luar angkasa mencari planet baru untuk di huni. Negaraku tercinta masih sibuk dengn hoax, PKI hingga mengkafirkan sesama anak bangsa.

Banyak putra putri bangsa menagih janji akan utang perjanjian semasa kampanye. Namun, si tuan berdasi hanya melambai tangan dari mobil mewah buatan amerika.
Perang dingin yang semakin menjadi, isu PKI yang katanya tumbuh kembali pembubaran kebaktian oleh oknum tak bertanggung jawap hingga rencana isu pembelian 5000 senjata api. Masihkah kita mengharapkan negara ini maju?
Oleh: Emanuel Ody