PERLUNYA HUMOR DALAM KBM

Pendidikan bagi kebanyakan orang yang ruang kelas menjadi sarana dilihat dari berbagai macam sudut. Karena di dalam kelas inilah berlangsung proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) (gambar: Istimewa).
Kata "humor" berasal dari bahasa Latin, yaitu "umor" yang berarti cairan di dalam tubuh (Dagun, 2006:365). Tetapi sejak abad pertengahan humor berpindah dari kata benda menjadi kata sifat dan humor senantiasa dikaitkan dengan suasana menyenangkan (Ruch dalam Martin, 2006).

Secara sederhana humor didefinisikan sebagai sesuatu yang lucu-yang mampu menimbulkan gelak tawa. Jadi, si pelaku lelucon adalah seseorang yang memiliki kemampuan mental terhadap suatu keadaan atau kondisi yang berhubungan dengan kelucuan dan menyenangkan dan kemudian menghasilkan reaksi tertawa yang adalah respon fisik terhadap lelucon itu sendiri. 

Pendidikan bagi kebanyakan orang yang ruang kelas menjadi sarana dilihat dari berbagai macam sudut. Karena di dalam kelas inilah berlangsung proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Guru/dosen sebagai tenaga pendidik dan siswa/mahasiswa sebagai penerima didikan adalah pemeran utama di dalam keberlangsungan KBM itu sendiri. 

Guru yang dengan hati mulia ingin mengajarkan banyak hal bermutu bagi para pendidiknya, atau guru tua yang jarang masuk karena dituntut banyak oleh aturan untuk mempelajari test online, atau bahkan pendidik magang yang hanya menghabiskan waktunya di sebuah sekolah untuk sebuah penelitian tentu akan berjumpa banyak pribadi didikan di dalam proses KBM yang bukan hanya sikapnya nanti dipengaruhi para didikan tetapi juga lebih kepada kondisi diri mereka sendiri.

Mahasiswa/siswa dengan tugas, laporan, makalah, kliping maupun ujian juga memiliki "mood" yang berbeda setiap harinya. Mahasiswa/siswa berprestasi akan melihat bahwa sekolah adalah sarana persaingan sama halnya memiliki perasaan dengan mahasiswa yang tidak berprestasi, yaitu "kecemasan". 

Kecemasan yang adalah perasaan ketakutan (baik realistis maupun tidak realistis) yang disertai dengan keadaan peningkatan reaksi kejiwaan (Majalah Kedokteran Nusantara volume 42, no. 1. Maret 2009 ). Kecemasan ini tentu mampu menghancurkan. Belum lagi bahwa kita harus memastikan dari sisi lain pada masalah yang sering terjadi. 

Mahasiswa/siswa yang datang ke sekolah dengan persoalan dari rumah,entah pertengkaran dengan orangtua akibat belum terlunasnya uang sekolah ataukah hanya sekedar pertengkaran kecil karena dibangunkan dengan segayung air ketika hendak ke sekolah tentu akan menimbulkan "bad mood" pada anak ini. Hal ini bila kita kaitkan lagi dengan persoalan guru yang kita bicarakan sebelumnya tentu akan menimbulkan suasana kaku di dalam proses KBM.

Lalu sekolah tanpa sadar sebagai sarana pendidikan yang dimana anak-anak ini menghabiskan waktu banyak di lingkungan sekolah tentu seharusnya juga dilihat sebagai peluang yang harus membangun rasa nyaman, rasa siap bercerita,rasa siap untuk bersemangat bangun pagi-pagi untuk memasuki dunia kecil yang bernama sekolah bahkan menemukan solusi dari perbincangan atau interaksi antara guru dan murid. Nah, yang paling bertanggungjawab disini tentu ke-dua belah pihak.

Menyadari setiap orang pasti memiliki "mood" yang berbeda setiap harinya membantu kita untuk mengambil peran yang sesuai. Humor sangat ditawarkan sebagai solusi. Memberikan humor yang cerdas tentu akan meningkatkan sisi semangat seseorang. Pada satu sisi kita mungkin berada dalam kondisi -"bad mood"-sehingga menjadi seseorang yang peka terhadap humor (sense of humor) sangat diperlukan yang tentu lebih penting dari si penyampai humor. Agar adanya kesinambungan yang akan terus memunculkan ide-ide lain. Jadi kita harus membuka diri terhadap setiap humor yang dihasilkan.

Humor adalah salah satu jalan untuk menghadirkan rasa nyaman bercerita. Dari segi pendidikan sendiri Ancok bahkan mengemukakan bahwa ada studi yang mempelajari bahwa humor dapat menimbulkan gairah baru. Di sisi lain humor juga berfungsi untuk menghilangkan kecemasan sekaligus alat kontrol sosial. Hal ini lebih diperkuat lagi dalam sebuah penelitian yang mengemukakan tertawa dapat meningkatkan sistem kekebalan hingga 40%. Menakjubkan bukan?

Bahkan tertawa merangsang peredaran darah, meningkatkan pemberian oksigen pada darah, yang bahkan diungkap akhir-akhir ini humor bisa menolong orang mengatasi nyeri yang kronis.

Teori keunggulan Liang Gie dalam tulisan yang menyatakan seseorang dapat memperoleh perasaan lebih unggul secara mendadak karena berhadapan dengan orang yang melakukan kekeliruan maupun ketidakuntungan. Misalkan pada saat Afri berjalan dari kosnya dengan perasaan tidak baik karena tidak sempat print tugas pentingnya di kampus hari ini berpapasan dengan seseorang yang terbentur dengan tiang listrik, tentu akan membuatnya tertawa. Berarti secara spontan kelemahan yang sebelumnya ada pada dirinya tidak dirasa sebagai beban besar lagi, karena pada momen itu dia merasa lebih beruntung. Humor gratis, sederhana tapi melegakan.

Contoh sederhana ini tentu mampu kita kondisikan dalam kegiatan interaksi dalam KBM. Menghasilkan sedikit lelucon kreatif yang menggelitik tentu akan menimbulkan perasaan syukur atau kelegaan bagi banyak orang. Bentuk humor lain tentu bisa kita pikirkan. Humor sangat diperlukan untuk memukul habis kekakuan. Mencairkan suasana kelas menjadi terasa dan terlihat seperti sebuah RUMAH adalah hasil dari selera humor yang cerdas, 'ceplas/ceplos' yang berbobot yang tentu tidak kehilangan makna dari apa yang ditawarkan pelajaran itu sesungguhnya. Sehingga untuk bertanya, berpendapat dan mengkritisi di dalam KBM sudah menjadi hal luar biasa dengan bungkusan santai.

Kita semua memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk membuat lingkungan sekolah/perkuliahan sebagai rumah yang kita bersemangat untuk memberi senyum pada setiap pembukaanya, melewati kerikil jalan untuk tepat pada waktunya untuk sampai 'ke rumah itu', mencetak sejarah paling mengalir di dalam diri, siap membuka diri untuk menerima nasihat dan memberi peneguhan. Yah, penting dan perlunya humor dalam KBM.

Sebuah senyum saja bisa membuat orang yang melihatnya harus berpikir 2 kali untuk bertanya pantaskah hidup ini tidak dinikmati? Apalagi kata-kata yang terlahir dari sudut mulut yang berbicara lebih lantang tentang hidup ini yang banyak sensasi indahnya. Selalu, mulutmua harimaumu, candamu, pesonamu.

Pendidikan adalah Emas yang seharusnya bisa membuat kita berkilau dengan semua nikmatnya.
Mari menjadi penikmat humor dan pemberi lelucon.

Oleh: Tini Pasrin

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,113,Batam,1,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,151,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,176,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,545,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,35,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,26,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,273,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,113,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,276,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,204,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,403,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1040,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,35,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,85,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,27,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,49,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,44,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: PERLUNYA HUMOR DALAM KBM
PERLUNYA HUMOR DALAM KBM
https://4.bp.blogspot.com/-ZQSE-joGRXY/Wdp3mDpiDsI/AAAAAAAABkA/grcdA5G1C2Y_wwjGj8itYtDWe8iiFcuRgCLcBGAs/s320/Humor%2BTini%2BPasrin%2B-%2BCopy.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-ZQSE-joGRXY/Wdp3mDpiDsI/AAAAAAAABkA/grcdA5G1C2Y_wwjGj8itYtDWe8iiFcuRgCLcBGAs/s72-c/Humor%2BTini%2BPasrin%2B-%2BCopy.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2017/10/perlunya-humor-dalam-kbm.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2017/10/perlunya-humor-dalam-kbm.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy