Pemuda dalam Konteks Literasi dan Pengguna Media Sosial

Kita bisa bisa menggunakan konsep literasi dalam bentuk teks, dan sebagai sebuah ladang praktik literasi. Opini dan argumen yang bersifat membangun bisa disalurkam melalui media sosial (Foto: Istimewa)
Pada sebuah perempatan itu, lampu merah adalah penanda aktivitas, merah adalah waktu bekerja, hijau adalah saat bermain, mengobrol dan bercanda.  Potret pemuda masa kini dalam konsep literasi belum sepenuhnya dipahami.  Penerapan literasi dalam ruang lingkup pemuda masih perlu ditingkatkan lagi. Prinsip pada zona nyaman perlu kita tinggalkan. 

Penerapan literasi oleh kaum muda  lebih cenderung sebagai pengagum literasi yang membuatnya tetap menikmati peristiwa tanpa ingin  menyelam lebih jauh lagi untuk menghasilkan pemikiran baru yang diterapkan dalam praktik literasi. Hakikat peristiwa literasi kegiatan yang menggunakan teks yang terjadi dalam konteks sosiokultur yang unik dan sedangkan praktik literasi adalah himpunan peristiwa literasi yang terjadi secara berpola atau berulang.

Pemuda cenderung hanya larut dalam kegiatan literasi yang menggunakan teks, dan mengabaikan praktik literasi. Tak dapat disangkal, pemuda memang mengambil bagian dalam dunia  literasi, tetapi praktik literasi masih sangat kurang. Seperti perumpamaan di atas pemuda masih dalam sebuah masa pengembaraan, kita masih berada di perempatan.banyak hal yang perlu pemuda lakukan yang dianalogikan dengan lampu warna hijau dan merah.

Kegiatan literasi termasuk dalam lampu merah sebagai wadah untuk bermain, mengobrol dan bercanda. Lewat literasi tiga poin bisa diselami. Literasi sebagai wadah untuk bermain dalam artian dunia literasi digunakan sebagai ajang permainan ide, opini yang mampu menghadirkan stigama baru tentang sesuatu hal. Literasi sebagai wahana mengobrol dengan membangun interaksi dengan orang lain sebagai penunjang  praktik literasi.

Literasi dapat disalurkan melalui media sosial. Media sosial adalah gambaran dari literasi. Kita bisa bisa menggunakan konsep literasi dalam bentuk teks, dan sebagai sebuah ladang praktik literasi. Opini dan argumen yang bersifat membangun bisa disalurkam melalui media sosial. Dalam konteks ini literasi memperdaya media sosial untuk menciptakan sebuah produk berkualitas yang bisa dirasakan manfaaatnya oleh  khalayak umum.

Pemuda bisa memanfaatkan media sosial sebagai wadah untuk berekspresi dalam bentuk aksi dan praktik yang berkualitas, bukan menggunakan media sosial sebagai ajang provokasi yang bersifat menghancurkan dan memicu timbulnya sebuah paradigma yang dipertentangkan oleh orang lain.

Literasi sudah lama dinilai sebagai salah satu tolak ukur bangsa yang modern. Lirik sebagai sebuah keterampilan maupun praktik sosial, mampu membawa hidup seseorang ke tingkat yang lebih baik. Memiliki kemampuan literasi yang memotivasi kita untuk kemudian terjun langsung  praktik literasi sebagai upaya membawa sebuah tingkat yang lebih baik. Kalau kita mencoba menyelam jauh tentang praktik literasi, lahirnya akademis, penulis-penulis hebat, penyair dan pencipta lagu adalah langkah awal praktik literasi.
Lebih jauh kita dapat berpendapat bahwa memotivasi para akademis, penyair dan penulis terjun ke praktik literasi tertentu juga dapat diawali motif ekonomi seperti perbaikan taraf ekonomi. Kehadiran media sosial yang semakin canggih tentu terus membawa kita pada sebuah peradaban bahwa segala sesuatu itu mudah dan baik adanya. 

Tindakan nyata menggunakan media sosial secara bijak sebagai implementasi literasi dapat mendatangkan keuntungan yang luar biasa. Membudayakan praktik literasi berbasis media sosial bisa saja kita lakukan. Orang sering mengatakan bijaklah menggunakan media sosial, media sosial juga dapat mendatangkan keuntungan.

Sebagai kaum muda cerdas teknologi peribahasa ini dapat kita terangkan sebaiknya. Menciptakan identitas diri dapat melalui praktik literasi di media sosial. Anggapan media sosial sebagai provokasi yang bersifat menghancurkan lambat laun menyelam menjadi sebuah praktik nyata yang dapat membangun.

Akhir kata,  mengentas kemiskinan melalui literasi, keluar dari penderitaan melalui bijak menggunakan media sosial. Pemuda bangkit melaju dalam zona informasi mencoba meraba praktik literasi. (Komunitas Pecinta Literasi Jogja)

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,108,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,142,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,174,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,529,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,2,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,34,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,3,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,25,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,59,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,272,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,112,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,51,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,275,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,199,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,400,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,15,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1021,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,34,Polisi,25,politik,89,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,84,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,18,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,43,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,43,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,5,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Pemuda dalam Konteks Literasi dan Pengguna Media Sosial
Pemuda dalam Konteks Literasi dan Pengguna Media Sosial
https://2.bp.blogspot.com/-z_BPYfrZg3g/WfXsFAQyIuI/AAAAAAAABxE/CihBfK_sXKg7ib1cyjCrwNXF7fHK6pM7ACLcBGAs/s320/Koperasi%2BMarjinNews.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-z_BPYfrZg3g/WfXsFAQyIuI/AAAAAAAABxE/CihBfK_sXKg7ib1cyjCrwNXF7fHK6pM7ACLcBGAs/s72-c/Koperasi%2BMarjinNews.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2017/10/pemuda-dalam-konteks-literasi-dan.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2017/10/pemuda-dalam-konteks-literasi-dan.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy