Pemerintah Kabupaten Paniai Segera Lunaskan Kebutuhan Mahasiswa Papua
Cari Berita

Pemerintah Kabupaten Paniai Segera Lunaskan Kebutuhan Mahasiswa Papua

10 October 2017

Pemerintah Kab. Paniai Diminta Segera Bayarkan Tugas Akhir (TA) Bagi Mahasiswa di Beberapa Kota Luar Papua dan Papua (Foto: Dok. Pribadi)
Bogor, marjinnews.com-Mahasiswa asal kabupaten Paniai, propinsi papua menyampaikan, segera membayar uang tugas akhir (TA), uang kebutuhan asrama dan kontrakan, serta uang pengembangan organisasi bagi mahasiswa, untuk tahun anggaran 2017.

Soalnya, pemerintah kabupaten Paniai, sampai saat ini belum membayar secara tuntas kepada seluruh mahasisawa yang ada di setiap kota studi di Indonesia, terutama beberapa kota studi Papua dan Luar Papua," kata Yunus Gobai Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Papua Bogor Kepada wartawan, Selasa (10/10/2017) siang.

Ia menyebutkan, nama kota studi yang belum dibayarkan sampai saat ini oleh pemda kabupaten Paniai di Jawa-Bali adalah: Jogjakarta, Surabaya, Jakarta, Bandung, dan Bali. Di Papua seperti Manokwari, Sorong, Timika, dan Biak juga belum.

Oleh karena belum dibayarkan, maka mahasiswa yang tinggal di kota studi tersebut mengalami kesulitan dalam hal kebutuhan biaya lampu, biaya kontrakan, biaya kuliah dan lain sebagainya.

"Kami sedang mempertanyakan kebijakan terkait dana pendidikan bagi mahasiswa di tahun anggaran 2017, soalnya cara pembayaran tidak seperti tahun-tahun sebelumnya" Tegas Gobai yang juga ketua korwil Paniai kota studi Bogor ini.

Pada tahun sebelumnya, dibayarkan langsung dengan mengunjungi kota studi masing-masing, namun hanya tahun ini, dirubah sistem pembayarannya menjadi sistem rekening melalui pengurus ikatan, makanya dalam hal ini kami sebagai mahasiswa kwatir jangan sampai Pemda Paniai melakukan kota studi lain dibayarkan dan kota studi lain tidak dibayarkan. Ini kan aneh, soalnya tahun ini akhir jabatan dari bupati Kabupaten paniai dan menuju pilkada serentak tahun 2018.

Kami tegaskan juga bahwa, yang namanya mahasiswa asal Paniai itu bukan hanya kota studi lain yang sudah dibayarkan, tetapi kami yang belum dibayarkan juga dari anak asli daerah Paniai.

Oleh sebab itu, kami mohon segera dibayarkan kepada mahasiswa yang sampai saat ini belum dibayarkan. Jikalau tidak dibayarkan berarti ada tindakan selanjutnya, melalui jalur hukum yang ada di negara ini, tegasnya lagi. (MN/YS)