Dengan Doa Aku Mencintaimu, Jawaban Cerpen “Salamku untuk Dinda”

Aku hnya berharap jika suatu saat kita dipertemukan kembali oleh Tuhan, di taman surga yang indah kita menghabiskan waktu bersama, membuka kembali setiap halaman pada diary yang kutulis (Gambar: Istimewa)
Seperti biasanya, malam panjangku kuhabiskan bersama pena biru dan diaryku. Setiap kata kurangkai sedemikian rupa, kalimat yg kuukir tersirat doa dan rindu untukmu. 
Apa kabarmu disana? Sampaikan salamku pada Tuhan. 

Aku bukan seorang yang suka menulis, tapi semenjak kepergian Jeri entah kenapa tak ada hari yang tak kulewati dengan menulis. Semua itu tentang rindu pada Jeri, satu satunya mahkluk Tuhan yang membuatku jatuh cinta dan lupa caranya jatuh cinta lagi. 

Aku hnya berharap jika suatu saat kita dipertemukan kembali oleh Tuhan, di taman surga yang indah kita menghabiskan waktu bersama, membuka kembali setiap halaman pada diary yang kutulis. Kita mengkisahkan kembali bagaimna kita jatuh cinta dan bagaimana aku jatuh dalam rindu yg membeku setelah kamu tega pergi mendahuiku ke surga.

Oh ya Jer, aku tahu kamu selalu ada disetiap waktuku, aku selalu mengerti isyarat angin tentang rindu yg ingin kau sampaikan padaku.
Terimakasih Jer, kau membuatku mengerti bagaimana caranya bersyukur. Aku selalu bersyukur, bersyukur atas rindu yang tersampaikan oleh angin. Bersyukur atas cinta yang diperkuat oleh doa.

Hari ini aku sampai dihalaman terakhir diaryku, setelah kalimat rindu ini aku akan mulai mengkhisahkan rindu pada diary yang baru lagi. Di halamam terkahir aku menuliskan bagaimna aku mencintaimu dengan doa. Aku membisikanya pada angin, berharap angin menyampaiakanya padamu. Aku mulai mengambil pena, jemariku menorehnya, merebahkan setiap kata pada halaman terakhir ini.

Hai kamu,
Kamu, satu kata yang selalu terselip disetiap kalimat dalam doaku.
Kamu, satu-satunya tetap yang aku jumpai dalam khayal. 
Kamu, tuan dari segala rindu yang aku ceritakan pada pena bertinta biru. 
Kamu, ya kamu. Kamu yang selalu datang dalam bayang, walau aku tahu KITA hanya sebatas kenang. 
Kamu yang aku cintai hanya dengan doa. 
Mungkinkah ini cinta yang salah? Mungkin iya, tapi tidak bagiku. Aku mencintaimu dengan kepastian yang tidak mungkin dan selalu aku mungkinkan.
Aku pun tahu, sesungguhnya kamu hanya sebuah nama yang entah kenapa membuatku mengerti bagaimana bersyukur. 
Dengarlah rinduku,
Aku berdoa kepada ketidakpastian, bagiku Tuhan itu ketidakpastian, tapi aku percaya Tuhan itu ada. 
Aku mencintai Tuhan yang tanpa rupa, aku mencintai Tuhan yang aku gambarkan dengan imajinasiku. 
Aku pernah berdiri diterik sepi, berkaca kedalam diri dengan hati, kepada cermin aku bertanya mengapa aku mencintai Tuhan yang tanpa rupa? Tuhan yang sesungguhnya belum pernah aku lihat?
Aku tak mendengarkan sebutir hurufpun dari cermin. Apa itu hal yang gila? Jika aku mencintai Tuhan yang tanpa rupa?

Pernahkah kamu berfikir demikian? Bahwa aku mencintaimu sebagai mahkluk ciptaan Tuhan dengan hati, seperti aku mencintai Tuhanku? Oh iya, aku punya sebuah cerita tentang orang-orang disekitarku.
Mungkinkah kamu pernah mendengar cerita bahwa betapa orang-orang menganggumi pagi? Dan betapa orang-orang mencintai senja? Ketahuilah, duniaku itu aneh. Orang-orang disekitarku itu gila, pada pagi hari mereka sibuk menikmati pagi yang begitu indah bagi mereka, dengan kesejukanya, kesegaran embunnya, dan kehangatan mentarinya.  

Dan ketika mentari kian meninggi, suasana jadi beda embun berpaling dri kesegarannya dan kering, mentari tak lagi merebah dengan kehangatan, dia menjelma menjadi satu-satunya cahaya yang paling dibenci karena panasnya. Anginpun demikian, dia menerbangkan dedaunan kering, mengotori halaman rumah yang dan pujian padanya berubah jadi makian. Aneh kan?

Jika senja tibapun mereka beramai-ramai mengaguminya, menulisnya dalam puisi, mengabadikan kehadiranya dengan potretan, bahkan mereka mengaku mencintai senja sebagai keindahan. Pada akhirnya mereka terlarut dalam keindahan itu sendiri hingga tak menyadari senja itu berlalu meninggalkan mereka.

Saat semua jadi gelap mrka beramai pulang. saat mereka tak mampu menatap lebih jauh atau kaki mrka terantuk batu karena gelap, mereka membenci malam, dan menyebut nama Tuhan. Gila kan? 
Hai kamu, begitulah ceritanya.

Aku menyadari bahwa segala yang ada itu ciptaan Tuhan, tak ada salahnya kan jika aku bercerita pada alam tentang kamu sebagai keindahan dari ciptaan Tuhan. Semenjak duka itu, alam adalah tempat curhatku yang paling nyaman, aku selalu mengabadikanya dengan pena biruku. 

Hingga pada suatu pagi, saat rindu mulai merekah aku bertanya pada alam pagi tentang kamu. Aku bertanya pada mentari, dan dia menjawab kamu adalah cahaya yang memberinya kehangatan. Pada embun aku bertanya tentang kamu dan dia menjawab kamu adalah setiap tetes dalam kesegarannya. Demikian juga pada angin aku bertanya tentang kamu dan dia menjawab kamu adalah kesejukan disetiap sentuhanya.

Sejenak aku terdiam, hingga mereka semua balik bertanya padaku tentang kamu, aku tersenyum dan menjawab bahwa kamu adalah keindahan dari segala keindahan yang pernah aku tahu tentang indah. 

Ya, kamu keindahan Yang aku cintai dalam bayang dengan doa.
Kamu, adalah rimba tempat rinduku menepi tanpa tau bagaimna pergi lagi. 

Begitulah jer, aku sudah sampai dibaris terakhir pada halaman terakhir ini. Sekali lagi, titip salamku untuk Tuhan. Padamu rinduku menepi. 

Oleh: Vicky Purnama 

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,114,Batam,1,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,151,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,176,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,545,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,35,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,26,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,59,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,273,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,113,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,278,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,206,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,403,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1046,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,35,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,85,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,27,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,49,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,44,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Dengan Doa Aku Mencintaimu, Jawaban Cerpen “Salamku untuk Dinda”
Dengan Doa Aku Mencintaimu, Jawaban Cerpen “Salamku untuk Dinda”
https://3.bp.blogspot.com/-JeFaPwQOFng/WfVoyb3xdHI/AAAAAAAABw0/cbSu2OhS5ko1CSNEl859JLYv5_ahfXVYACLcBGAs/s320/Viki%2BPurnama%2BMarjinNews.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-JeFaPwQOFng/WfVoyb3xdHI/AAAAAAAABw0/cbSu2OhS5ko1CSNEl859JLYv5_ahfXVYACLcBGAs/s72-c/Viki%2BPurnama%2BMarjinNews.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2017/10/dengan-doa-aku-mencintaimu-jawaban.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2017/10/dengan-doa-aku-mencintaimu-jawaban.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy