Kutukan Launching Buku Marwan Batubara

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Kutukan Launching Buku Marwan Batubara

3 June 2017

Marwan Batu Bara dan Buku Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ahok
Ketika Operasi tangkap tangan (OTT) KPK membungkam KOMUNITAS GOSIP OPAH-OPAH.

Marwan Batubara, Sang Penulis buku; “Usut tuntas Dugaan Korupsi Ahok” membawa angin segar bagi oknum para opah yang selama ini memang merasa puas jika Ahok dililit berbagai kasus hukum termasuk kasus korupsi Salah satunya adalah kasus Rumah Sakit Sumber Waras yang sempat diramaikan oleh komunitas gosip opah-opah yang bersikukuh bahwa dalam kasus Rumah Sakit Sumber Waras Ahok salah dan tersandung korupsi.

Marwan Batubara dianggap sebagai pembuka jalan untuk mengusut tuntas dugaan korupsi yang menjerat pak Ahok. Saking bahagianya komuitas gosip, Marwan pun diundang untuk mengadakan launching di gedung milik rakyat, gedung yang bukan untuk gosip, gedung yang bukan untuk mencari kesalahan dan memfitnah orang lain. Gedung pencari keadilan dan kebenaran dijadikan wadah yang bagi saya arisan gosip untuk sebuah buku yang lahir bukan karena kebenaran itu sendiri tapi karena sakit hati.

Tak tanggung-tanggung sang opah yang adalah pucuk pimpinan komunitas arisan gosip yang menggoreskan sedikit keluh kesah penuh baper di dalam buku itu didaulat secara khusus untuk menjadi pembicara utama. Dengan “angkuhnya” ia bersabda: buku ini ditulis berdasarkan fakta. Tak alang kepalang, sanjungan dan pujian darinya pun dilayangkan untuk sang penulis-Marwan Batubara; 
"Ciri khas buku Marwan Batubara selalu objektif, semuanya berdasarkan fakta dan angka karena bersifat otentik dan otoritatif karena tidak mengada-ada".

Sang pucuk pimpinan didampingi oleh elite sekutu komunitas gosip lainnya yang adalah Wakil Ketua salah satu Partai yang anggotanya tak bosan menebar gosip,  anggota Komisi III DPR, dan juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia. 

Sang Opah pun berharap, setelah masyarakat membaca buku tersebut, penegak hukum jadi bisa lebih melek terhadap dugaan kasus korupsi di pada Ahok. Dengan gaya bicaranya yang nyinyir sang opah agak “mempersalahkan” media yang selama ini mengelabui publik tentang sosok Ahok yang jujur, bersih dan tegas.

Harapan sang Opah mewakili para anggotanya inipun kena sasaran. TANGAN YANG SELAMA “MENGHAKIMI” AHOK KINI KEMBALI “MENAMPAR” SANG OPAH BERSAMA SEKUTUNYA. KATA-KATA BERBUSA YANG SELAMA INI DICEMOOHKAN PADA AHOK KINI KEMBALI “MELUDAHI” WAJAH DAN MULUT MEREKA SENDIRI ketika pada tanggal 26/5/2017 (dua hari setelah launching) terjadi Operasi Tangkap Tangan oleh KPK terhadap salah satu auditor BPK yang selama ini dipuja oleh mereka sebagai auditor yang paling benar dan kredibel namun dilawan oleh Ahok.

Buku yang mereka launching untuk menggugat Ahok, justru berbalik menggugat mereka  sebagai sebuah tamparan waras bagi kaum tak waras yang selama ini menyembunyikan kebenaran dibalik segala fitnah.

Buku Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ahok yang ditulis oleh Marwan Batubara dan dilaunching untuk membangun fitnah pada Ahok di ruang pencari keadilan kini menjadi sebuah kutukan yang menampar dan membungkam suara fitnah mereka yang selama ini membangun opini buruk nan keji dalam komunitas gosip opah-opah.

Jadilah orang waras untuk tidak mempercaya buku itu. Namun ketika masih mengagungkan buku yang tidak waras itu, sejatinya Anda segera menuju Rumah Sakit Sumber Waras untuk segera diobati dari kutukan launching yang tidak waras. Salam.

Manila: Mey-29-2017
Fr. Juan Tuan MSF
x