BEM FKIP Unpacti Gelar Musyawarah Besar
Cari Berita

BEM FKIP Unpacti Gelar Musyawarah Besar

14 May 2017


Dosen UNPACTI Makassar dalam kegiatan Musyawarah Besar BEM FKIP Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Sabtu (13/05), Makassar
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pancasakti makassar, melaksanakan Musyawarah Besar (MUBES) ke VII di Tanjung Bayam  Makassar  13 dan 14 Mei 2017.

Mubes ini diikuti kurang lebih 95  orang mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pancasakti Makassar. Mubes ini merupakan kegiatan rutin BEM FKIP pada setiap akhir kepengurusan BEM Periode 2016-2017 dan dilanjutkan dengan pembahasan rancangan kerja kepengurusan selanjutnya.

Hal- hal yang di bahas  dalam kegitan MUBES kali ini adalah anggaran dasar, anggaran rumah tangga,  garis-garis besar haluan organisasi serta laporan pertanggungjawaban pengurus BEM periode 2016/2017 yang di pertanggungjawabkan langsung oleh ketua BEM  di depan dekan FKIP serta semua mahasiswa mahasiswi  yang hadir mengikuti kegiatan kali ini.

Dalam laporannya Nobertus Hardu selaku ketua umum BEM FKIP periode 2016/2017, menghimbau kepada seluruh mahasiswa mahasiswi yang hadir untuk selalu setia mengikuti segala kegiatan keorganisasian BEM demi tercapainya sebuah perubahan di dalam tubuh organisasi serta mengharumkan nama baik fakultas secara khusus dan Universitas umumnya.

"Kita sebagai mahasiswa harus sadar akan posisi BEM di kampus kita, keterlibatan kita dalam organisasi tingkat kampus akan berdampak kepada muncul perubahan dalam tubuh organisasi dan mengharumkan nama fakultas serta Universitas" ujar Nobertus.

Beberapa dosen pun turut serta dalam kegiatan ini seperti dekan FKIP, wakil dekan, Kepala Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fisika dan matematika serta Pengurus Lembaga  kemahasiswaan yang berada di lingkup kampus Universitas Pancasakti, yakni pengurus BEM  FKM, BEM SOSPOL, BEM F-FARMASI, UKM PRASASTI, UKM PERMAKITI dan UKM MAPACTI.

Ibu Luthfa Nugraheni selaku Dekan FKIP mengharapkan agar BEM FKIP selalu membantu fakultas dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dalam hal ini  peran lembaga BEM harus mampu ikut terlibat di dalam kegiatan kemasyarakatan serta mampu melaksanakan  kegiatan-kegiatan yang bisa mengembangkan kreatifitas mahasiswa itu sendiri.

"BEM pada posisinya harus bisa menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreatifitasnya sekaligus wadah diterapkannya Tri Darma Perguruan Tinggi" kata Luthfa.
Menurutnya kegiatan ini memiliki dua persepsi yang berbeda yaitu  positif dan negatif. Pandangan positifnya  adalah dengan diadakanya kegiatan di luar kampus seperti ini mahasiswa mahasiswi bisa berekreasi serta mampu menemukan ide-ide yang baru, sedangkan pandangan negatifnya yaitu semoga kegiatan di luar kampus seperti ini tidak di manfaatkan sebagai kegiatan menghibur semata. 

"Kegiatan-kegiatan seperti ini sangat baik bagi mahasiswa kita terutama dalam mengembangkan ide-ide mereka, tetapi jangan sampai kita memanfaatkan kegiatan diluar kampus ini untuk hiburan semata" terangnya saat di wawancara oleh kontributor marjinnews.com.

Peserta  Mubes kali ini pun begitu semangat ketika, perdebatan antara mahasiswa yang hadir merubah suasana ruangan menjadi panas dengan dinamika dan pola pikir yang berbeda namun mempunyai tujuan yang sama.

Laporan : Berto Hardu
Kontributor marjinnews.com Wilayah Makassar