Surat Terbuka Untuk Kapolres Manggarai
Cari Berita

Surat Terbuka Untuk Kapolres Manggarai

2 March 2017

Assalamualaikum salam sejahtera untuk Bapak dan keluarga tercinta.
Terkait pemberitaan yang dimuat media NusaLale.com.Sebagai mahasiswa pergerakan,saya merasa disakiti oleh tindakan tak terpuji dari anak buah Bapak yang main hakim sendiri kepada saudara saudara mahasiswa yang tengah memperjuangkan keadilan ditengah lesunya keadaan kabupaten Manggarai raya yang selalu konsisten menjadi daerah termiskin akibat ulah para pejabat negara dan Dewan Pengkhianat Rakyat.
Tindakan anak buah Bapak sudah sangat mencederai demokrasi terutama kebebasan mengemukakan pendapat yang telah diatur dalam UU 1945 dan UU no 9 tahun 1998 pasal 1 ayat 1.
Sebagai orang Manggarai asli,saya dan teman-teman mahasiswa tentu punya kesadaran dan kepedulian terhadap daerah yang kami cintai. Kami berhak menyuarakan aspirasi kami tentunya demi kebaikan daerah kami yang tercinta.
Saya tidak tau apakah anggota Bapak yang menurut saya sudah biadab itu lulusan asli atau hanya lulusan dengan main mata buaya.sangat sangat disayangkan ketika ada yang peduli dengan daerahnya malah dihantam oleh sikap arogannya aparat yang tidak beradap itu.
Dalam benak saya,mereka yang berani panas panasan itu tidak pernah dibayar sepeserpun.Tetapi mereka rela panas panasan.Mereka rela dihujat hujat.Mereka relakan tenaga,waktu dan biaya untuk bisa menyukseskan tuntuan mereka demi perbaikan birokrasi yang sudah bobrok sejak dahulu.
Apakah tidak ada cara yang lebih manusiawi selain kontak fisik.Apakah anak buah Bapak sudah kehabisan cara sehingga pikiran dan spiritualitasnya dangkal sehingga bertindak semena mena.
Sungguh apa yang telah diperbuat oleh anak buah Bapak menjadi tontonan yang sangat tidak mendidik di era demokrasi sekarang ini.
Kawan-kawan Mahasiswa pergerakan yang sangat saya cintai,jangan goyah,jangan kendur urat juangmu.
Sekali lagi kuingatkan kepada kalian yang sangat saya banggakan.
Jangan kendur urat juangmu.
Jika harus mati dalam perjuangan.kalian telah mati dalam catatan sejarah.
Ingatlah pula ketika saudara kita pada tahun 1998 dianiaya dengan tindakan babibuta oleh aparat sehingga ada yang gugur.
Namun nama mereka hingga kini abadi dalam sejarah bangsa ini.
Ingat sumpahmu!!! Ingat pula slogan pergerakanmu!!!
Wahai aparat,tidakkah kalian tahu bahwa jika kami turun ke jalan,berarti kami peduli dengan daerah kami.
Tidakkah kalian tahu bahwa kami sudah bosan dengan kemunafikan pemerintah kami yang sudah mengIbu di daerah kami.
Kami tidak butuh pujian tetapi kami butuh perbaikan dan butuh didengarkan.
Kami bukan musuh kalian.
Kami bukan budak kalian.
Cintai kami.
Sayangi kami dengan tulus hati.
Karena arah bangsa berada di tangan kami semua.
Cp;082236411101