Membangun Kebiasaan Menulis


Segala sesuatu di dunia ini akan memberi kesan sulit jika tidak terbiasa dilakukan, termasuk menulis. Seorang penulis harus sering dan membiasakan dirinya dengan menulis jika ingin semakin mahir. Semakin rajin kita menulis dan membaca maka akan semakin lancer pula kita menyampaikan gagasan melalui tulisan. Hal terpenting sebenarnya yang harus dilakukan adalah kita harus memahami persoalan apa yang kita alami ketika menulis.
Banyak orang yang tidak tahu mengapa mereka terdorong untuk menulis sesuatu. Dorongan itu biasanya kuat dan tidak terbendung. Bila anda merasakan dorongan semacam itu, maka anda adalah salah satu orang yang sangat beruntung sebab itu adalah sebuah pertanda bahwa dalam diri anda terdapat sebuat bibit kesuksesan menjadi penulis. Dengan dorongan semacam itu, anda pasti yakin akan mampu menulis sebuah masalah dengan sangat memuaskan.
Melalui artikel kecil ini saya akan membagikan empat hal penting yang semestinya menjadi pegangan setiap penulis. Hal ini saya rangkum dari pendapat David E. Hensley yang membaginya menjadi empat bagian yaitu:


  1. Penulis harus memiliki sikap khusus yang berbeda dengan penulis lain. Penulis yang mengungkapkan sesuatu yang mungkin tidak bisa diutarakan orang lain dengan cara menulis sendiri. Sebuah karya tulis akan mencerminkan sikap penulisnya. Tidak mengherankan bila sekalipun penulis menggunakan nama samara, pembaca dapat dengan mengetahui siapa penulis itu sebenarnya. Karya yang unik dan mandiri senantiasa menunjukkan kesegaran, memiliki napas yang menghidupi setiap kalimat-kalimatnya. Orang yang membaca akan hanyut dalam sajian-sajiannya. Naskah seperti itulah uang diinginkan editor.
  1. Seorang penulis pemula harus bersedia merendahkan hati untuk berguru pada orang lain, lingkungan, dan pengetahuan. Penulis pemula tidak memandang naskah yang dikembalikan sebagai suatu penolakan akan dirinya. Satu hal yang harus diingat, yang ditolak redaksi bukan Anda tetapi naskah anda. Bila ia mengembalikan tulisan anda disertai kartu catatan itu biasa. Pelajari kartu tersebut. Biasanya terdapat petunjuk. Mengapa tulisan anda dikembalikan. Hal ini bisa terjadi jika redaksi memiliki naskah yang cukup banyak mengenai topic yang anda tulis. Kita bersaing untuk menyajikan tulisan yang berbobot.
  1. Penulis yang ingin sukses mutlak harus mengetahui teori disiplin ilmu menulis. Ia harus disiplin dalam menerapkan aturan, struktur kalimat, dan bentuk-bentuk yang terkait dengan itu. Jangan menggunakan struktur penulisan yang tidak pernah dikenal dalam dunia kepenulisan. Gunakan saja struktur yang sudah baku, misalkan piramida terbalik atau struktur kronologis. Perhatikan tanda baca dan penggunaan huruf capital.
  1. Visi dalam bahasa Indonesia berarti kemampuan melihat inti persoalan(atau sudut pandang, pengamatan). Orang yang memiliki visi berarti punya harapan. Orang yang punya harapan memiliki tujuan yang luhur akan memandang jauh ke depan kepada cita-cita yang tinggi. Karena visi itulah manusia memiliki kreativitas. Manusia yang kreatif akan selalu mencari sesuatu hal yang baru untuk menyejahterakan manusia.


Jadi, ketika asah untuk menulis ada pada diri anda maka mulailah menulis. Karena pelaku-pelaku sejarah lisan (oral tradition) sudah hampir hilang dan saatnya anda yang berkarya. 
Oleh : Andi Andur

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,109,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,144,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,175,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,537,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,2,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,34,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,3,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,25,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,272,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,112,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,275,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,200,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,400,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1031,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,34,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,85,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,45,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,44,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,5,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Membangun Kebiasaan Menulis
Membangun Kebiasaan Menulis
https://1.bp.blogspot.com/-wVqhi0JQZAI/WJjFIywNDdI/AAAAAAAAADg/dBbiSyG6V9Q67NmMojQ5q9p5Vfg_W957ACLcB/s400/nulis.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-wVqhi0JQZAI/WJjFIywNDdI/AAAAAAAAADg/dBbiSyG6V9Q67NmMojQ5q9p5Vfg_W957ACLcB/s72-c/nulis.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2017/02/membangun-kebiasaan-menulis.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2017/02/membangun-kebiasaan-menulis.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy